Header Ads

Siang Tadi, Heboh Ada Fenomena Alam Halo Matahari

www.inikebumen.net KEBUMEN - Fenomena alam "Cincin Matahari" atau Halo Matahari terjadi Senin siang, 11 Februari 2019. Tepat pukul 12.00 WIB, matahari dikelilingi oleh pelangi. Fenomena ini terjadi di langit Kebumen, Banyumas, hingga Tegal.

Siang Tadi, Heboh Ada Fenomena Alam Halo Matahari
Lingkaran pelangi mengelilingi matahari Ini yang disebut fenomena halo matahari. (Foto: Akun Facebook Sutrisno)
Pakar Badan Hisab dan Rukyat Nasional Kementerian Agama RI, Muh Ma'rufin Sudibyo, menjelaskan halo merupakan fenomena alam biasa berupa cahaya yang mengelilingi matahari. Kejadian ini merupakan hasil pembelokan cahaya matahari oleh partikel uap air di atmosfer.

Yakni pembiasan cahaya matahari oleh awan cirrus (awan tinggi). Khususnya yang mengandung butir-butir es mikro berstruktur heksagonal lempeng.

"Jadi mirip-mirip pembentukan pelangi. Hanya kalau pelangi kan matahari di belakang kita. Lalu tetes-tetes hujan ada di depan kita. Sehingga cahaya matahari terbiaskan oleh tetes-tetes  hujan itu membentuk busur cahaya setengah lingkaran dengan komponen warna pelangi," terangnya.

Sedangkan halo, kebalikannya dari pelangi. Yakni awan dan matahari ada di depan. Awan membiaskan cahaya matahari hingga membentuk lingkaran bercahaya putih (jika awannya sedikit). Atau lingkaran bercahaya pelangi (jika awannya lebih tebal) dengan pusat lingkaran persis ada di posisi matahari. Diameter lingkarannya pasti di angka 22 derajat.

"Durasinya tergantung posisi matahari dan dinamika awan cirrus itu sendiri. Ada yang berjam-jam, ada pula yang singkat setengah jam saja," ujarnya.

Ia menambahkan, fenom halo merupakan fenomena atmosferik yang bisa terjadi kapan saja.

"Asal ada sumber cahaya terang bisa terjadi. Cuma istimewanya, kalau halo matahari ini bisa memunculkan warna warna pelangi. Kalau halo bulan purnama hanya lingkaran cahaya putih," tutupnya.(*)
Powered by Blogger.