Sudah Mengabdi 22 Tahun, Sumartini Berharap Lulus Seleksi PPPK

www.inikebumen.net KEBUMEN - Dari 186 pelamar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Kebumen tahun 2019 tahap I, 79 diantaranya merupakan formasi Guru Honorer Kategori II (HK-2).

Sudah Mengabdi 22 Tahun, Sumartini Berharap Lulus Seleksi PPPK
Sumartini (paling kiri) berbincang dengan peserta seleksi PPPK di SMK Negeri 1 Kebumen, Sabtu siang.
Salah satu peserta yang mengikuti seleksi tersebut Sumartini (47), warga Desa Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun. Kepada inikebumen, Sumartini, mengaku tidak menyangka diusianya yang hampir mendekati 50 tahun mempunyai kesempatan untuk mengikuti seleksi PPPK, yang setara dengan PNS.

"Saya ini "mbahnya" honorer K2 di Kebumen, yang belum rejekinya (menjadi PNS)," tuturnya, disela-sela menunggu jadwal pelaksanaan tes uji kompetensi PPPK di SMK Negeri 1 Kebumen, Sabtu, 23 Februari 2019.

Sumartini sendiri mengajar mulai 1997 di sekolah swasta. Kemudian, pada 2004 menjadi guru honorer daerah setelah mengajar di SD Negeri Kaliputih. "Semua teman-teman sudah jadi PNS semua, saya ikut tes tapi belum bisa diangkat (jadi PNS) karena masih kurang (syaratnya)," ujarnya.

Dirinya berharap dapat lulus pada seleksi PPPK tahap I ini. "Mudah-mudahan dikesempatan terakhir ini, kami bisa lulus semua. Mohon doanya, karena pengabdian kami sudah lama," ucapnya lirih.

BACA JUGA:
> Siap-siap Daftar! Pemkab Kebumen Usulkan 219 Formasi PPPK
> 186 Peserta Ikuti Tes Seleksi Pegawai Setara PNS Kebumen


Sebanyak 186 peserta mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Kebumen Tahap I. Ujian kompetensi dan wawancara calon Aparatur Sipil Negara (ASN) jalur PPPK berbasis Computerized Asisted Test (CAT) berlangsung selama dua hari
di SMK Negeri 1 Kebumen. Yakni Sabtu dan Minggu, 23-24 Februari 2019.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kebumen, Supriyandono, menjelaskan Pemkab Kebumen menerima formasi PPPK tahap I sebanyak 213 orang. Formasi ini untuk Tenaga Honorer (TH) Eks K-II dan penyuluh pertanian. Namun, setelah mendaftar dan memenuhi syarat sebanyak 186 orang.

"Yang tidak lolos itu macam-macam. Ada yang karena belum sarjana untuk guru, ada yang mengundurkan diri karena sudah aktif di K2. Ada juga yang diangkat menjadi perangkat desa," terang Supriyandono, di lokasi ujian kompetensi PPPK, Sabtu, 23 Februari 2019.

Adapun peserta yang mengikuti seleksi terdiri formasi guru sebanyak 79, tenaga kesehatan 16, dan penyuluh pertanian sebanyak 91 orang. Seleksi digelar selama dua hari dibagi menjadi enam sesi. Setiap sesinya diikuti oleh 32 peserta.(*)

Powered by Blogger.