Bupati Kebumen Rotasi Sepuluh Pejabat Eselon II

www.inikebumen.net KEBUMEN -  Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, merotasi sepuluh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Kebumen. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama itu digelar di Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, Senin siang, 4 Maret 2019.

Bupati Kebumen Rotasi Sepuluh Pejabat Eselon II
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengambil sumpah sepuluh pejabat eselon II di Pendopo Rumdin Bupati, Senin siang, 4 Maret 2019.
Hadir pada acara itu, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Inspektur Kabupaten Kebumen Mahmud Fauzi, serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kebumen.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan rotasi atau mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama itu untuk mengisi kekosongan jabatan karena pejabat lama memasuki masa pensiun. Selain itu,  juga untuk mengisi jabatan pasca pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen.

"Lebih dari itu, pelantikan ini tentu saja guna optimalisasi penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Kebumen," tegas Yazid Mahfudz.

Bupati menjelaskan, pemindahan jabatan ini juga telah melalui tahapan uji kompetensi serta telah mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pejabat yang terpilih dan dilantik adalah yang terbaik. Baik bagi instansi yang lama, maupun instansi yang baru.

"Saya juga menegaskan bahwa dalam setiap kali ada promosi atau mutasi, tidak ada jual beli jabatan. Mereka yang dilantik, adalah Pejabat yang kompeten dan profesional untuk ditugaskan pada jabatan tertentu. Juga sudah mendapat pertimbangan dari Tim Baperjakat," ujarnya.

Menurutnya, jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan posisi yang sangat strategis. Sangat menentukan keberhasilan kebijakan dan program yang telah ditetapkan.

"Saya juga minta para pejabat yang hari ini dilantik untuk bergerak cepat. Menyelesaikan berbagai agenda dan program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Saya percaya, dengan potensi yang dimiliki disertai kerja keras kita semua, perubahan itu secepatnya dapat kita capai," pintanya.

Pada kesempatan itu, Bupati  juga mengingatkan kembali komitmen  untuk melaksanakan arahan Gubernur Jawa Tengah. Diantaranya untuk melaksanakan reformasi birokrasi dan penerapan seluruh Perangkat Daerah sebagai Kawasan Zona Integritas. Mewujudkan wilayah bebas dari korupsi, dan optimalisasi whistleblower system.

Selain menjalankan sistem dan aturan yang ada, saya juga minta seluruh pejabat, terlebih pejabat eselon II untuk menjadi teladan. Menginspirasi dan mengedukasi lingkungannya.

"Sehingga kawasan zona integritas muncul sebagai hasil sebuah kesadaran, bukan karena keterpaksaan," tandasnya.
   
Adapun sepuluh Pejabat Eselon II yang dirotasi yakni Hery Setyanto (Asisten Pemerintahan dan Kesra), Nugroho Tri Waluyo (Asisten Perekonomian dan Pembangunan).

Kemudian, Supriyandono (Asisten Administrasi), Dwi Suliyanto (Sekretaris DPRD), Siti Kharisah (Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil dan Menengah), Moh Amirudin (Kepala Dinas Pendidikan).

Selanjutnya, Tri Haryono (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan), Pudji Rahaju (Kepala BAP3DA), Widhiatmoko (Kepala Disperindag) dan Slamet Mustolkhah (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).(*)
Powered by Blogger.