Gelar Jumpa Pers, Bupati Kebumen Tegas Komitmennya Tentang Reformasi Birokrasi

www.inikebumen.net KEBUMEN - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menggelar jumpa pers terkait reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Kebumen. Jumpa pers yang dihadiri oleh puluhan wartawan itu digelar di Momong Resto Kebumen, Jumat malam, 8 Maret 2019.

Gelar Jumpa Pers, Bupati Kebumen Tegas Komitmennya Tentang Reformasi Birokrasi
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan paparannya pada jumpa pers di Momong Resto, Jumat malam, 9 Maret 2019.
 Hadir pada kegiatan itu, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Asisten 1 Sekda Hery Setyanto, Asisten 2 Sekda Nugroho Tri Waluyo dan Asisten 3 Sekda Supriyandono. Hadir pula Kabag Humas Setda Kebumen Budhi Suwanto.

Pada kesempatan itu, Bupati Kebumen menegaskan komitmennya untuk menerapkan good government. Komitmen tersebut merupakan implementasi dari tekad yang kuat untuk membuat Kebumen menjadi lebih baik dan maju.

Prinsip dasar good government adalah akuntabilitas, penegakan supremasi hukum, pelibatan masyarakat (civil society), pelayanan prima, transparansi dan mengedepankan kesetaraan (equity).

Pada bagian lain penyampaiannya, Bupati juga menyinggung tentang jabatan Wakil Bupati yang hingga kini masih belum terisi. Diakui, dirinya telah disodori dua nama yang secara resmi telah diajukan oleh partai pengusung pemenang pada Pilbup Kebumen lalu.

"Usulan tentang nama-nama bakal calon Wakil Bupati adalah wewenang partai pengusung. Saya harap pers dan masyarakat bersabar karena proses masih berjalan," pinta Bupati.

Di tempat yang sama, Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono menyampaikan tentang Mal Pelayanan Publik (MPP) yang tengah dirancang oleh Pemkab Kebumen.
Di Mal Pelayanan Publik nantinya masyarakat akan mendapatkan segala bentuk pelayanan kebutuhan.

"Kita telah menjalin koordinasi intensif dengan instansi vertikal lain yang berada di Kebumen, seperti Kepolisian, Kantor Pertanahan Kabupaten Kebumen, Kementerian Agama dan sebagainya. Sehingga nantinya masyarakat yang akan menikahpun bisa dilayani di Mall Pelayanan Publik itu," ujar Ujang.

Menurutnya, program ini melibatkan banyak pihak dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Karenanya butuh persiapan dan perencanaan yang cermat dan matang.

"Jangan sampai program yang bertujuan memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat ini terhenti di tengah jalan hanya lantaran kurang siap dan cermatnya persiapan," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.