Rayakan Ulang Tahun, Satpol PP Kebumen Musnahkan 478 Botol Miras

Rayakan Ulang Tahun, Satpol PP Kebumen Musnahkan 478 Botol Miras
Ratusan miras dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Satpol PP Kabupaten Kebumen memusnahkan 478 botol minuman keras (miras) berbagai merk, Senin (18/3) pagi. Pemusnahan barang sitaan itu dilakukan pada rangkaian Upacara Bendera 17-an dan Peringatan HUT Satpol PP Ke-69, Satlinmas Ke-57, dan Hari Pemadam Kebakaran Ke–100 di Halaman Setda Kebumen.

"Miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil razia yang dilakukan Satpol PP sejak malam tahun 2019 lalu," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Kebumen R Agung Pambudi.

Adapun miras yang dimusnahkan, yakni 63 botol vodka, 15 botol anggur merah, 237 botol anggur 500, 2 botol bir bintang, 15 botol bir angker, 7 botol bir guinness dan 139 plastik ciu.

Pemusnahan yang dilakukan dengan cara dihancurkan ke dalam tong dan dibakar itu dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, bersama Anggota Forkompimda, usai upacara.

Sementara itu, upacara bendera diikuti oleh Satpol PP, Anggota Linmas, Pemadam Kebakaran serta PNS di lingkungan Pemkab Kebumen.

Dalam sambutannya, Bupati Yazid Mahfudz, menyampaikan tema peringatan HUT Pemadam Kebakaran Ke-100, HUT SatPol PP ke-69 dan HUT Satlinmas ke-57 tahun 2019. Yaitu “Peningkatan Trantibum Linmas Melalui Optimalisasi Peran Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Sat Linmas Guna Menyukseskan Pemilu Serentak 2019”.

"Tema ini mengandung arti, Satpol PP dan Satlinmas harus lebih siaga di tahun politik ini. Antara lain, menjaga ketentraman penyelenggaraan Pemilu baik sebelum atau pada saat pemungutan maupun setelah pelaksanaan pemilihan," ujarnya.

Gus Yazid mengatakan pada Pemilu mendatang Pemkab Kebumen melalui Satpol PP telah menyiapkan 10.586 personil Satlinmas untuk menjaga 4.538 TPS. "Saya harap Satlinmas  bertugas optimal membantu petugas KPPS," pinta Yazid Mahfudz, dalam amanatnya saat menjadi Pembina Upacara.

Di sisi lain, pada kesempatan itu Bupati mengingatkan akan bahaya kebakaran. Apalagi angka kejadian kebakaran di Kabupaten Kebumen terbilang tinggi. Yakni pada 2017 terdapat 40 kejadian kebakaran. Sedangkan pada 2018 sebanyak 91 kejadian kebakaran atau meningkat 127,5 persen. Sedangkan di tahun 2019, hingga saat ini, telah terjadi 6 kejadian kebakaran.

"Saya mengapresiasi kinerja aparatur pemadam kebakaran dalam mengatasinya. Disisi lain, edukasi kepada masyarakat juga perlu terus dilakukan untuk mencegah dan menekan angka kebakaran," tegasnya.(*)
Powered by Blogger.