Remaja Katolik Gombong Gandeng Pemuda Anshor Menelisik Sejarah Kota

Remaja Katolik Gombong Gandeng Pemuda Anshor Menelisik Sejarah Kota
Kepala Roemah Martha Tilaar, Alona Ong, saat mengikuti acara jelajah sejarah Gombong, Minggu pagi, 31 Maret 2019.
www.inikebumen.net GOMBONG - Orang Muda Katolik(OMK) St Mikael Gombong dan Gerakan Pemuda Anshor Anak Cabang Gombong mengadakan kegiatan jelajah sejarah Gombong, Minggu pagi, 31 Maret 2019.

Sedikitnya 50 remaja yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di Gombong dan sekitarnya mengikuti kegiatan yang digelar di lingkungan Benteng Van Der Wijck Gombong.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Tim dari Roemah Martha Tilaar yang sekaligus pendamping dalam menelusuri tapak-tapak sejarah

Dalam paparan dikisahkan latar belakang pendirian benteng sekaligus berbagai peristiwa sejarah yang terjadi dalam dan sekitar benteng. Sementara dalam kegiatan jelajah, peserta diajak mengamati detail bangungan benteng. Kemudian, mengunjungi bekas bangunan sekolah anak-anak berdarah campuran (Pupillen School) serta mengunjungi kolam renang lama tempat para tentara NICA berlatih.

Pendamping OMK St Mikael, Rm Fl Bram Mahendra, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan rangkaian pendalaman iman menjelang Paskah. Salah satu arah pembinaan memang membawa kaum muda Katolik untuk lebih dekat dengan lingkungan, sejarah lokal dan juga dengan sahabat-sahabat dari kelompok lain.
"Ternyata ide ini mendapat sambutan hangat dari Pemuda Anshor PAC Gombong hingga akhirnya dibuat kegiatan kolaboratif ini," ujar Romo Bram.

Romo Bram berharap kegiatan ini akan menyadarkan remaja Gombong mengenai harta budaya kebhinekaan yang telah mereka miliki. Penghargaan atas keragaman yang memang telah menjadi roh budaya lokal Gombong diharapkan terus dipelihara dan dikembangkan.

“Kami berharap lewat perjumpaan perjumpaan dengan sahabat dari beragam kelompok dan latar belakang, akan semakin tumbuh semangat toleransi dan kebangsaan. Kami berharap dalam jiwa mereka akan semakin tertanam kebanggaan atas kebhinekaan dan keindonesiannya,” kata dia.

Sementara Ketua Pemuda Anshor PAC Gombong, Nofian Said, menyambut gembira adanya kegiatan semacam ini. Dia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan merangkul semakin banyak pihak.

“Menumbuhkan semangat kebangsaan adalah pekerjaan rumah kita bersama. Membutuhkan daya tahan dan kerjasama. Saya berharap kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dan melibatkan semakin banyak pihak,” ujar penggemar olahraga menunggang kuda ini.

Salah satu peserta kegiatan, Violeta, mengungkapkan ketertarikannya mengikuti kegiatan ini. Bidang sejarah yang selama ini dianggap hal yang membosankan ternyata menjadi menarik ketika dikemas dalam sebuah kegiatan jelajah.

“Selama ini mungkin ketika belajar sejarah kita hanya terpaku pada angka tahun, nama tokoh dan peperangan. Ternyata ada banyak hal lain dalam sejarah yang tidak hanya menarik namun juga bermanfaat untuk diri kita,” tutur pelajar SMA Pius Gombong itu.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Roemah Martha Tilaar, Alona Ong mengungkapkan bahwa Roemah Martha Tilaar terbuka terhadap pihak yang melakukan kegiatan terkait penelusuran sejarah budaya Gombong.

"Kami berrencana untuk secara teratur membuat kegiatan jelajah sejarah khususnya bagi remaja tingkat sekolah menengah. Dengan cara ini kami berharap akan tumbuh kesadaran mengenai keberadaan kotanya dan akan semakin peduli dengan kondisi dan perkembangan kota,” kata Alona.

Tim Roemah Martha Tilaar sendiri sudah sekitar tiga tahun mengumpulkan berbagai bahan terkait sejarah Kota Gombong.(*)
Powered by Blogger.