Header Ads

Rumah Nenek Sebatangkara di Poncowarno Diperbaiki Komunitas Sedulur Kebumen

www.inikebumen.net PONCOWARNO - Komunitas Sedulur Kebumen kembali memugar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program bedah rumah ke-10 itu merehab total rumah milik Mbah Samirah (80), warga Desa Blater, Kecamatan Poncowarno.

Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang dan Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede berbincang dengan Mbah Samirah. (Foto: Istimewa)
Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, menjelaskan dibedahnya rumah tersebut, karena Mbah Samirah hidup seorang diri. Bahkan nenek ini belum pernah berkeluarga, sedangkan rumahnya sangat tidak layak ditempati.

"Bahkan di dalam rumahnya tidak ada perabotan rumah rumah tangga. Seperti piring, gelas itu tidak ada," ujar Zamril Philiang, Jumat sore, 1 Maret 2019.

Mendapat laporan itu, kata dia, Komunitas Sedulur Kebumen langsung memutuskan memperbaiki total rumah Mbah Samirah. Setelah selesai diperbaiki, rumah itupun langsung diserahkan kepada Mbah Samirah, Jumat, 1 Maret 2019.

"Sebenarnya sudah selesai dari Minggu lalu. Karena banyak kegiatan, baru kita serahkan hari ini," kata dia.

Tak hanya rumahnya yang diperbaiki, Mbah Samirah juga menerima bantuan tempat tidur,hingga perabotan rumah tangga dari Komunitas Sedulur Kebumen.

Selain Dandim, hadir pada penyerahan itu, Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede, Kepala Dinas Sosial dan PPKB Dwi Budi Satrio, Koordinator Program Bedah Rumah Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan. Serta penggiat Komunitas Sedulur Kebumen lainnya.

Pada kesempatan itu, juga diresmikan Gereja GKJ di Dusun Legok, desa setempat, yang juga direhab oleh Komunitas Sedulur Kebumen. Gereja ini biasa digunakan warga Kristen kelompok Legok pepanthan dari GKJ Kutowinangun.

"Semoga dengan perbaikan gedung tersebut warga gereja semakin khusuk dalam beribadah," ujar Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede.(*)

Powered by Blogger.