Header Ads

TMMD di Kebumen Berhasil Bangun Jalan 456 meter, 5 RTLH dan Pasar Rakyat

TMMD di Kebumen Berhasil Bangun Jalan 456 meter, 5 RTLH dan Pasar Rakyat
Wakil Ketua DPRD Kebumen Miftahul Ulum, memukul kentongan pada penutupan TMMD di Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, Rabu, 27 Maret 2019.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 di Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, resmi ditutup, Rabu pagi, 27 Maret 2019. Penutupan dilakukan oleh Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang.

Hadir pada upacara penutupan TMMD itu, Wakil Ketua DPRD Kebumen Miftahul Ulum, Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede, Staf Ahli Bupati Suwedi, Kepala Dispermades P3A Frans Haidar. Serta sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Kebumen.

Pasiter Kodim 0709 Kebumen, Kapten Inf Bambang Murdianto, menjelaskan TMMD diselenggarakan selama 30 hari. Yakni mulai 26 Februari hingga 27 Maret 2019.

"Seluruh kegiatan fisik dan non fisik seluruhnya sudah berhasil kita selesaikan," terangnya.

Adapun kegiatan fisik yang berhasil dibangun, yakni pembangunan rabat beton sepanjang 456 meter. Kemudian, rehab 5 unit RTLH dan pembangunan pasar rakyat 2 unit ukuran 5x4 meter.

Sedangkan kegiatan non fisik, diantaranya digelar berbagai penyuluhan. Yakni penyuluhan bela negara, kesadaran berbangsa dan bernegara, penyuluhan kesehatan (Materi ODF dan PHBS), kadarkum, narkoba, percepatan penganekaragaman konsumsi berbasis lokal, KB hingga pemutaran film.

Adapun anggaran yang digunakan pada kegiatan TMMD tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 260 juta, APBD Kabupaten Kebumen Rp 105 juta dan APB Desa Karangsari sebesar Rp 129 juta.

Pada kesempatan itu, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, membacakan sambutan tertulis KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya.  Untuk itulah selama TMMD ini para prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat, menyebarkan semangat gotong-royong dan energi positif untuk maju mencapai keunggulan,"

Penutupan ditandai dengan penyerahan kembali alat kerja, pemukulan kentogan, dan peninjauan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peninjauan lokasi pembangunan rabat beton.(*)
Powered by Blogger.