Header Ads

Buka Festival Lukulo 2019, Bupati Kebumen Ajak Masyarakat Jaga Kawasan Geopark

Buka Festival Lukulo 2019, Bupati Kebumen Ajak Masyarakat Jaga  Kawasan Geopark
Tari cepatan saat tampil pada pembukaan Festival Lukulo 2019 di Bukti Pentulu Indah Karangsambung, Sabtu malam, 20 April 2019.
www.inikebumen.net KARANGSAMBUNG - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, secara resmi membuka Festival Lukulo 2019 di Obyek Wisata Bukit Pentulu Indah Karangsambung, Sabtu malam, 20 April 2019.

Pembukaan ditandai dengan penyalaan obor bersama Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Wakil Bupati Kebumen Terpilih Arif Sugiyanto dan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kebumen Azam Fatoni.

Festival Lukulo digelar mulai 20-28 April 2019 mendatang. Pada hari pertama kemarin diawali dengan Gelar Budaya Lukulo. Acara yang dimulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB dimeriahkan dengan kesenian  tradisional lokel. Seperti siter, rebab, menoreng, tarian kontemporer hingga tari cepetan. Yang spesial, pada Gebyar Budaya Lukulo ini dihadirkan Maestro Campur Sari Indonesia "Didi Kempot".

Bupati dalam sambutannya, menyambut baik digelarnya Festival Lukulo yang dapat meningkatkan gairah sektor pariwisata di Kabupaten Kebumen. Selain itu, juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan potensi dan sumber daya yang ada di Kabupaten Kebumen.

"Kita patut bersyukur karena Kebumen memiliki potensi geowisata yang sudah mendapatkan pengakuan dari pemerintah. Yaitu geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong. Mari sama-sama kita jaga potensi ini agar jangan sampai rusak," ujar Yazid Mahfudz.

Menurutnya, pengembangan geowisata di Kawasan geopark harus mempertimbangkan aspek konservasi. Konsep pengembangan geopark kedepan perlu mensinergikan tiga aspek keanekaragaman yang ada di kawasan geopark. Yaitu geoheritage, biodiversity dan culture diversity.

"Saya berharap potensi-potensi yang ada terus dibina. Karena pemerintah tidak akan mungkin berhasil menggerakkan program kerjanya tanpa partisipasi dari masyarakat," ungkapnya.

Melalui Festival Lukulo, Bupati berharap, pihaknya bisa mempromosikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Kebumen. "Mari kita sukseskan pelaksanaan festival ini. Semoga ke depan, masyarakat semakin peduli, kreatif dan inovatif. Sehingga Desa-desa di Kabupaten Kebumen semakin menarik dan menjadi daerah wisata yang kompetitif," tandasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kabupaten Kebumen Azam Fatoni, melalui Kabid Pemasaran Pariwisata, Unggul Winarti, menjelaskan setelah Gelar Budaya Lukulo juga akan dimeriahkan kegiatan lain. Yakni ruwat resik rawat kali Lukulo, sruput kopi Kebumen hingga sewu penggel.

Ruwat Resik Rawat Kali Lukulo, akan diselenggarakan pada Jumat, 26 April 2019. Kegiatan yang akan dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini berlokasi di sepanjang Sungi Lukulo.

"Kegiatan ini merupakan gerakan peduli lingkungan di sekitar Sungai Lukulo. Diharapkan dapat menjadi awal gerakan untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," terang Unggul.

Kemudian, kegiatan Sruput Kopi Kebumen akan diselenggarakan di Alun-alun Kebumen pada Sabtu, 27 April 2019 pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Pada acara ini akan dilengkapi dengan pameran stand kopi Kebumen, yang disajikan langsung oleh para barista dari berbagai komunitas kopi Kebumen.

Selain itu, juga akan ada sesi diskusi terkait cara menyeduh kopi dan ngobrol santai tentang kopi. Yang menarik pada acara ini disediakan 500 cangkir kopi gratis untuk para pengunjung.

Sedangkan, pada puncaknya akan digelar sarapan nasi penggel bareng Bupati Kebumen di Alun-alun Kebumen, pada Minggu, 28 April 2019. Acara ini dimulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Acara bertajuk Sewu Penggel ini menyediakan seribu porsi nasi penggel gratis untuk masyarakat.
 
"Sarapan nasi penggel bersama Bupati disajikan sescara massal dari penjual nasi penggel legendaris dengan ntujuan promosi kuliner khas Kebumen," imbuhnya.

Ia menegaskan, Festival Lukulo akan menjadi agenda rutin setiap tahun sekali. "Ini akan menjadi agenda unggulan sebagai promosi wisata Kebumen," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.