Kelainan Anak Bisa Bermula dari Proses Kehamilan yang tak Dikehendaki

Kelainan Anak Bisa Bermula dari Proses Kehamilan yang tak Dikehendaki
Suasana Bedah Buku "Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga" karya Zainul Khasanah.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Beragam persoalan ikut mengemuka dalam bedah buku "Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga" di Gedung PKK Kebumen, Kamis, 4 April 2019 kemarin. Sesuai dengan keragaman persoalan yang diangkat dalam buku karya Yuniati Zainul Khasanah tersebut.

Heri Pramono salah seorang nara sumber antara lain menyoroti persoalan anak. Kepala SD Muhammadiyah 1 (Mutu) Karanganyar ini menceriterakan pengalamannya sewaktu mengadakan kunjungan ke Jepang.

"Kasus stunting yang terjadi di sana, saat ditelusuri ternyata sebelumnya kedua orang tuanya semula tak menghendaki kehamilan tersebut, bahkan sempat berusaha menggugurkan," cerita Heri.

Karena itu dalam kasus kelainan anak selain penanganan yang bersifat kuratif (pengobatan) perlu juga pencegahannya. Tentu masing-masing pasutri harus lebih tahu bagaimana menghadapi kehamilan dan kelahiran anak.

Sementara Widyastuti, antara lain menyoroti masalah hubungan jarak jauh (long distance relation, LDR) karena kebetulan penulis bukunya, Yuniati merasakannya.

"Tidak semua LDR berdampak buruk, kadang juga ada sisi positifnya, menjadikan lebih kreatif," ujarnya.

Wakil Kepala MIN 1 Kebumen ini menunjukkan terbitnya buku "Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga" merupakan bentuk kreativitas dari penulisnya yang menjalani LDR.

"Saya sendiri juga ingin bisa membuat buku tapi belum terlaksana," ungkap Widya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Majelis Kajian Peradaban dan Budaya (LSM MASJID RAYA) Nurnakhudin dalam sambutannya pada acara tersebut menyampaikan saat ini sudah menerbitkan lima buku.

"Karena LSM kami benar-benar swadaya, sehingga frekuensi penerbitan yang bisa dilaksanakan belum begitu sering. Insya Allah setelah ini bisa menyusul penerbitan buku lainnya," tekad Nurnakhudin.(*)
Powered by Blogger.