Kelelahan, Dua Wanita Petugas KPPS di Kebumen Keguguran Saat Bertugas

Kelelahan, Dua Wanita Petugas KPPS di Kebumen Keguguran Saat Bertugas
Hingga Rabu, 24 April 2019, tercatat sudah ada 6 anggota KPPS di Kabupaten Kebumen jatuh sakit saat menjalankan tugasnya.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Diduga mengalami kelelahan usai bertugas pada pemungutan suara, sejumlah penyelenggara pemilu di Kabupaten Kebumen bertumbangan. Bahkan, dua anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengalami keguguran dan pendarahan.

Aggota KPPS Desa Sadangwetang, Kecamatan Sadang, Umi Rojanah, mengalami keguguran usai mendistribusikan undangan (form C6) untuk para pemilih. Pada malam sebelum hari pemungutan suara, Umi yang saat sedang hamil 2 bulan mengalami pendarahan karena kelelalahan.

Hal yang sama juga dialami, Siti Mungawanah, anggota KPPS Desa Madureso, Kecamatam Kuwarasan. Karena kelelahan saat menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu, dia mengalami pendarahan pada usia kandungan 4 bulan.

"Pada malam sebelum pemungutan suara yang bersangkutan sudah mengalami flek. Terus akhirnya dirawat," terang Anggota KPU Kabupaten Kebumen, Solahudin, Rabu, 24 April 2019.

Selain itu, terdapat empat anggota KPPS lain yang jatuh sakit saat menjelankan tugas. Singgih Atmaji, Anggota KPPS Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Kemudian, Hirnawati, anggota KPPS Desa Kaleng Kecamatan Puring, dirawat di RS PKU Petanahan. 

Selanjutnya, Muryati, anggota KPPS Desa Kedaleman Kulon, Kecamatan Puring dan Novi Susanti, Anggota KPPS Desa Blengorkulon, Kecamatan Ambal, yang mendapat pelayanan rawat jalan. "Rata-rata karena kelelahan," ujar Solahudin.

Ia menyebutkan sejumlah faktor yang membuat banyak Anggota KPPS jatuh sakit di Kebumen selama penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019. Diantaranya lantaran pemilu dan pilpres pada tahun ini digelar secara serentak untuk memilih presiden, DPR, DPRD, dan DPD. Hal ini berpengaruh pada tenaga, waktu, hingga pikiran serta beban petugas.

"Secara tidak langsung tingkat pekerjaan, kemudian pikiran, tenaga, juga harus ekstra," kata Solahudin, sseraya menambahkan, saat ini KPU Kebumen sedang mengusulkan ada bantuan dana sosial kepada KPU RI bagi petugas yang sakit saat menjalankan tugasnya.(*)
Powered by Blogger.