Header Ads

Keren! Kini Pembayaran PBB Kebumen Bisa Dilakukan di Alfamart dan Indomaret

Keren! Kini Pembayaran PBB Kabupaten Kebumen Bisa Dilakukan di Minimarket
Tidak ribet, membayar PBB Kabupaten Kebumen sekarang bisa lewat Alfamart dan Indomaret
www.inikebumen.net KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen menjalin kerja sama dengan toko retail Indomaret dan Alfamart untuk pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P-2). Dengan kerja sama itu seluruh warga Kebumen bisa melakukan pembayaran PBB di minimarket terdekat.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kebumen, Aden Andri Susilo, mengatakan kerja sama ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat sehingga pembayaran PBB bisa tepat waktu. Apalagi gerai Indomaret dan Alfamart saat ini sudah tersebar di seluruh pelosok sehingga mudah dijangkau dan banyak yang beroperasi 24 jam.

"Sebenarnya untuk membayar pajak lainnya juga, seperti pajak restoran. Tapi yang ready saat ini untuk PBB," terangnya kepada inikebumen.

Untuk membayar pajak melalui minimarket, lanjut dia, wajib pajak cukup menunjukkan Nomor Objek Pajak (NOP). "Nanti kan otomatis keluar berapa yang harus dibayarkan. Setelah itu keluar bukti bayarnya," jelasnya.

Selain itu, pembayaran PBB juga bisa dilakukan di Kantor POS terdekat. Dengan pelayanan ini masyarakat bisa memilih tempat pembayaran yang mereka sukai.

"Kalau bayar lewat ATM Bank Jateng kan sudah berjalan lama. Ini yang baru bisa lewat minimarket dan Kantor Pos," ujar Aden.

Untuk diketahui,  tahun ini Kabupaten Kebumen telah menetapkan APBD sebesar Rp 2,8 triliun lebih. Dengan kondisi pendapatan daerah yang masih didominasi oleh dana pusat berupa dana perimbangan, baik DAU, DAK, maupun dana bagi hasil pajak.

PAD tahun ini, Pemkab Kebumen menargetkan naik 10 persen dari tahun 2018. Yaitu dari Rp 364 miliar menjadi Rp 401 milyar. PBB sebagai salah satu sumber PAD, tahun ini direncanakan sebesar Rp 45 miliar. Adapun realisasinya sampai dengan 31 Maret 2019, telah mencapai sebesar 35,74 persen atau sebesar Rp 17,77 miliar.(*)
Powered by Blogger.