Pakaian Adat Khas Kebumen Bakal Wajib Dipakai ASN Sebulan Sekali

Pakaian Adat Khas Kebumen Bakal Wajib Dipakai ASN Sebulan Sekali
Mengenakan pakaian adat khas Kebumen, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz dan Sekda Ahmad Ujang Sugiono, foto bersama dengan para ASN usai upacara peringatan Hari Kartini.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen bakal mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) memakai pakaian tradisional khas daerah setempat sebagai pakaian dinas.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, usai menjadi pembina upacara peringatan Hari Kartini ke-140 tahun 2019 tingkat Kabupaten Kebumen di Pendopo Rumdin Bupati, Senin pagi, 22 April 2019.

"Penggunaan pakaian adat khas Kebumen akan kita bahas lebih mendalam. Kita akan cari waktu yang paling pas," ujar Yazid Mahfudz, didampingi Sekretaris Daerah Kebumen Ahmad Ujang Sugiono.

Yang jelas, kata dia, pakaian adat khas Kebumen akan dipakai satu bulan sekali. Penerapan kebijakan baru tersebut rencananya akan mulai diberlakukan usai dilauching pada 21 Agustus 2019 mendatang bertepatan dengan Hari Jadi ke-390 Kabupaten Kebumen.

"Insya Allah akan saya instruksikan kepada para ASN di Kabupaten Kebumen agar memakai baju adat Kebumen sebulan sekali," imbuhnya.

Pakaian adat tersebut telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2017 tentang Pakaian Adat Khas Kabupaten Kebumen. Sesuai dengan Perbup itu, pakaian adat untuk laki-laki terdari dari surjan lengan panjang dengan kerah berdiri, bahan baju lurik motif kecil warna coklat tanah kehijauan. Kemudian, berkancing bungkus sesuai warna busana tiga kancing kait dikrah, dua buah di dada kanan kiri.

Kemudian, celana panjang komprang warna hitam, lancingan bebed panjen kain Batik Kebumen motif jagatan latar putih bahan katun. Ikat Pinggang berupa sabuk kopel, penutup kepala meretan berbentuk segitiga

Motif meretan warna dasar merah kecoklatan dibingkai batik motif modang, gambar lawet berwarna hitam disetiap ujungnya, gambar lawet pada ujung segitiga lebih besar, cucuk lawet menghadap ke depan dengan bahan katun. Alas kaki sepatu pantofel hitam, kaos kaki hitam atau sandal bandolan

Sementara, pakaian adat perempuan terdiri dari kebaya kartini lengan panjang warna coklat kehijauan, stagen warna hitam, kain batik Kebumen motif jagatan latar putih dengan wiron mataraman dengan bahan katun. Alas kaki sepatu pantofel hitam atau sandal selop terbuka, rambut sanggul jogja, bagi yang berjilbab warna kerudung krem

"Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan pembinaan terhadap penggunaan pakaian adat dalam rangka pemberdayaan, pengembangan dan pelestarian warisan budaya Kabupaten Kebumen," bunyi pasal 5 ayat 1 Perbup tersebut.(*)
Powered by Blogger.