Pembangunan Jalan Pansela Ruas Jladri-Karangbolong Dilanjutkan Tahun ini

Pembangunan Jalan Pansela Ruas Jladri-Karangbolong Dilanjutkan Tahun ini
Disela-sela meninjau Jalan Pansela Kebumen, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menyempatkan singgah di Rumah Makan Sate Ambal, Jumat, 5 April 2019
www.inikebumen.net KEBUMEN - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini memastikan akan melanjutkan pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela) yang melintasi Kabupaten Kebumen. Yakni ruas Jladri – Karangbolong -Tambakmulyo sepanjang 4,50 kilometer.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menyatakan nilai kontrak untuk ruas Jladri – Karangbolong -Tambakmulyo sebesar Rp 53,9 miliar. Dengan kontrak tahun jamak 2019-2020.

"Dikerjakan oleh PT Sumber Karya-PT Karya Adi Kencana (Kerjasama Operasi)," kata Menteri Basuki saat meninjau Jalan Pansela Kebumen, Jumat, 5 April 2019.

Selain ruas tersebut, kata Basuki, pada tahun 2019 terdapat satu ruas jalan di Jawa Tengah dan tiga ruas di Yogyakarta yang telah ditandatangani kontrak pekerjaannya. Ruas Jalan Pansela di Jawa Tengah tersebut yakni ruas Tambakrejo- Bantarsari sepanjang 6,50 kilometer .

Nilai kontrak ruas Tambakrejo- Bantarsari senilai Rp 95,4 miliar dengan kontrak tahun jamak 2019-2020 dan dikerjakan PT Istaka Karya- PT Trie Mukti (Kerjasama Operasi).

“Pada tahun 2019, Jalan Pansela di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang ditangani sepanjang 28 kilometer. Kami targetkan sisa 81 kilometer akan tuntas seluruhnya pada 2021,” ujarnya.

Jalan Pansela Jawa memiliki panjang 1.405 kilometer yang membentang menyusuri garis tepi Pantai Selatan dari wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Jawa Timur.

Menurut Basuki, khusus di wilayah Jawa Tengah total Jalan Pansela yakni sepanjang 212 kilometer dan Yogyakarta sepanjang 116 kilometer, dengan total keduanya sepanjang 328 kilometer. Jalan Pansela di kedua Provinsi tersebut ditangani oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Direktorat Jenderal Bina Marga.

Dari total panjang tersebut, hingga tahun 2018 jalan yang sudah selesai sepanjang 219 kilometer. Masing-masing sepanjang 151 kilometer di Jawa Tengah dan 68 kilometer di Yogyakarta.

Turut mendampingi Menteri Basuki saat melakukan kunjungan itu, Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, Kepala BBPJN VII Akhmad Cahyadi, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja.

Akhmad Cahyadi menambahkan, perkiraan total anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian Jalan Pansela di kedua provinsi tersebut sekitar Rp 1,9 triliun. Dengan alokasi masing-masing untuk Jawa Tengah sebesar Rp 1,1 trilun dan Rp 885 miliar untuk di Yogyakarta.(*)
Powered by Blogger.