Singgih Atmaji, Anggota KPPS Desa Grujugan Petanahan ini Sudah Sepekan Dirawat di PKU Sruweng

Singgih Atmaji, Anggota KPPS Desa Grujugan Petanahan ini Sudah Sepekan Dirawat di PKU Sruweng
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menjenguk petugas KPPS Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, Singgih Atmaji, yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Kamis, 25 April 2019.
www.inikebumen.net SRUWENG - Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, Singgih Atmaji (25), sudah sepekan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Dia dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah proses penghitungan surat suara Pemilu 2019, Rabu, 17 April 2019.

Kondisi kesehatan pria yang bertugas di TPS 05 desa setempat itu menurun drastis. Bahkan, saat dibawa ke rumah sakit trombosit menurun hingga 39.000, padahal normalnya diatas 100.000.

Hingga Kamis, 25 April 2019, Singgih Atmaji masih mendapat perawatan intensif di Bangsal Chamdani RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

"Habis penghitungan sampai malam, karena kecapean terus ngedrop," tutur Singgih, saat dikunjungi Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Kamis pagi.

Baca juga:
Kelelahan, Dua Wanita Petugas KPPS di Kebumen Keguguran Saat Bertugas  

Karena belum memiliki BPJS Kesehatan, Singgih dirawat sebagai pasien umum. Beruntung, Bupati meminta RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk membantu meringankan beban biaya perawatannya.

Bupati Yazid Mahfudz, mengaku prihatin dengan adanya petugas KPPS yang sampai jatuh sakit. Pihaknya berharap, agar kondisi Singgih segera pulih dan beraktivitas normal.

"Saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan agar menugaskan dokter dari masing-masing Puskesmas agar mengecek para petugas di PPK," ujar Yazid Mahfudz.

Pada kesempatan itu, Bupati didampingi Asisten 3 Sekda Supriyandono, juga meninjau proses rekapitulasi suara yang masih berlangsung di sejumlah PPK. Yakni di PPK Pejagoan, Adimulyo dan Petanahan.(*)
Powered by Blogger.