Antisipasi Kekeringan, BPBD Kebumen Siapkan 1.450 Tangki Air Bersih

Hingga saat ini, kata dia, sudah ada tiga desa yang mengajukan bantuan air bersih. Yakni Desa Kebulusan Kecamatan Pejagoan, Bejiruyung Kecamatan Sempor dan Lumbu Kecamatan Kutowinangun.
Antisipasi Kekeringan, BPBD Kebumen Siapkan 1.450 Tangki Air Bersih
Ilustrasi
www.inikebumen.net KEBUMEN - Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp 346  juta untuk mengantisipasi  kekeringan tahun ini.  Anggaran sebesar itu nantinya akan diperuntukan untuk bantuan air kepada warga Kebumen yang terdampak kekeringan.

"Anggaran itu setara dengan 1.450 tangki air bersih yang akan kita droping ke desa-desa yang kekurangan air bersih," ujar Kasi Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Uko Febriyanto, kepada inikebumen, Kamis, 27 Juni 2019.

Tahun ini,  pihaknya mengantisipasi 64 desa di 14 kecamatan rawan kekeringan di Kabupaten Kebumen. Diantaranya, Kecamatan Sruweng, Buayan, Ayah, Rowokele, Karanggayam, Sempor. Kemudian, Pejagoan, Alian, Karanganyar, Karangsambung, Kebumen dan Poncowarno.

"Tahun lalu juga 64 desa, mudah-mudahan tahun ini berkurang," kata Uko Febriyanto.

Hingga saat ini, kata dia, sudah ada tiga desa yang mengajukan bantuan air bersih. Yakni Desa Kebulusan Kecamatan Pejagoan, Bejiruyung Kecamatan Sempor dan Lumbu Kecamatan Kutowinangun.

"Sebenarnya sudah kita jadwalkan mulai Rabu kemarin (26 Juni 2019) mulai kita droping. Tapi karena akses jalan tidak bisa dilalui karena ada warga yang hajatan kita tunda. Akan kita kirim besak Sabtu," terangnya.

Uko  memprediksi, akan mulai banyak permintaan bantuan tersebut pada pertengahan Juli mendatang.

"Prediksi puncak musim kemarau akan terjadi sekitar Agustus," imbuhnya.(*)

Powered by Blogger.