Hari Tenang, Calon Kades Diminta Hentikan Kampanye Terselubung

Pemkab Kebumen akan melakukan monitoring sejak sehari sebelum pemungutan dan saat pemungutan suara dilakukan. Pada hari ini, Senin, 24 Juni 2019 ada tiga tim akan langsung memonitor persiapan pelaksanaan Pilkades.
Hari Tenang, Calon Kades Diminta Hentikan Kampanye Terselubung
Kegiatan sosialisasi Pilkades serentak beberapa waktu lalu.
www.inikebumen.net KEBUMEN -  Tahapan Pikades serentak telah memasuki masa tenang sejak 22-24 Juni 2019. Semua calon kepala desa tidak boleh lagi melakukan kegiatan kampanye. Apalagi praktek wuwuran untuk mempengaruhi pemilih.

"Pada masa tenang ini diharapkan para calon kepala desa tidak boleh lagi ada kampanye terselubung. Ditambah lagi tidak boleh wuwuran," tegas Kepala Dispermades P3A Kabupaten Kebumen, Frans Haidar, Minggu, kepada inikebumen.net, 23 Juni 2019.

Selain meminta menghentikan seluruh kegiatan kampanye, Frans Haidar juga meminta para calon kepala desa dan pendukungnya membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang sebelumnya dipasang. Sehingga pada hari pemungutan suara, tak ada lagi APK yang masih bertebaran.

Baca juga:
Duh! Minim Calon, Pilkades Dua Desa di Kebumen Terpaksa Ditunda

Ia mengungkapkan, Pemkab Kebumen akan melakukan monitoring sejak sehari sebelum pemungutan dan saat pemungutan suara dilakukan. Pada hari ini, Senin, 24 Juni 2019 ada tiga tim akan langsung memonitor persiapan pelaksanaan Pilkades.

Yakni Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, dijadwalkan akan memantau persiapan di wilayah Kecamatan Buluspesantren dan Kebumen.

Kemudian, Tim II dipimpin oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, akan memantau wilayah Kecamatan Mirit dan Ambal. Sedangkan, Tim III dipimpin oleh Sekda Ahmad Ujang Sugiono, yang akan memantau persiapan di wilayah Kecamatan Poncowarno, Alian dan Kutowinangun.

"Pas hari pemungutan juga kita monitoring yang dibagi menjadi lima tim," ujar Frans Haidar.
 
Pilkades serentak gelombang II bakal diselenggarakan pada Selasa, 25 Juni 2019. Awalnya, ada 348 desa akan menyelenggarakan Pilkades, namun ada dua desa ditunda pelaksanaan. Sehingga jumlahnya berkurang menjadi 346 desa.

Adapun jumlah calon kepala desa yang ikut pada Pilkades serentak kali ini sebanyak 1.014 orang yang tersebar di 346 desa di 26 kecamatan. Dari jumlah itu, terdapat sembilan desa yang calonnya pasangan suami istri. Sedangkan, satu desa calonnya merupakan mertua dan anak menantu.(*)
Powered by Blogger.