Kirim 25 Peserta LKP di Banyumas, PD PII Kebumen Berharap Makin Berkembang

Struktur kepengurusan di PII berbeda dengan administrasi pemerintahan. Kebumen bersama kabupaten/kota se eks Karesidenan Kedu dan eks Karesidenan Banyumas tidak masuk wilayah Jawa Tengah. Melainkan bergabung dengan wilayah Yogyakarta Besar.
Kirim 25 Peserta LKP di Banyumas, PD PII Kebumen Berharap Makin Berkembang
Para peserta kegiatan LKP PD PII Kebumen melakukan foto bersama
www.inikebumen.net KEBUMEN - Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kabupaten Kebumen mengirim 25 orang peserta untuk mengikuti kegiatan Latihan Kepemimpinan Pelajar (LKP) di SMK Kesehatan Kesatrian 2 Banyumas.

Kegiatan yang diselenggarakan PW PII Yogyakarta Besar tersebut akan berlangsung selama sepekan, 24-30 Juni 2019.

Menurut Ketua Umum PD PII Kebumen, Choirun Nisa, peserta diberangkatkan Senin pagi, 24 Juni 2019. Dikatakannya bahwa LKP merupakan kegiatan kaderisasi PII.

Dalam LKP kali ini PD PII Kebumen mengirimkan 20 orang peserta Leadership Basic Training (Batra) dan 5 orang peserta Intermediate Training (Intra).
"Di PII, Batra menjadi pelatihan kader pertama yang diikuti anggota PII, sedangkan Intra untuk tingkat lanjut," ujar Nisa.

Dengan pengiriman 25 orang peserta LKP tersebut, Nisa berharap PD PII Kebumen nantinya bisa semakin berkembang. Selain di Banyumas, LKP juga akan diselenggarakan lagi di Bantul pada 4-10 Juli 2019.

"Sehingga yang belum sempat mengikuti di Banyumas, nanti bisa ikut yang di Bantul," lanjut Nisa.

Dijelaskan juga oleh Nisa, bahwa struktur kepengurusan di PII berbeda dengan administrasi pemerintahan. Kebumen bersama kabupaten/kota se eks Karesidenan Kedu dan eks Karesidenan Banyumas tidak masuk wilayah Jawa Tengah. Melainkan bergabung dengan wilayah Yogyakarta Besar.

"Kalau tidak memahami ini mungkin bingung, Kebumen kok ikut wilayah Yogya?" imbuh Nisa.

Sebagai organisasi pelajar yang independen, PII tidak menginduk pada organisasi lain, seperti NU, Muhammadiyah atau Hidayatullah. Meski alumni-alumninya kemudian banyak yang aktif di organisasi-organisasi tersebut.

Untuk merekrut anggota baru menurut Nisa, PII melakukan pendekatan kepada pelajar atau alumni PII yang dikenal dengan sebutan Keluarga Besar PII (KBPII).

"Kita merekrut anggota baru dengan mengajak pelajar mengikuti mengikuti Batra. Kepada para pelajar kita ajak untuk ikut Batra dengan menceritakan kegiatan selama Batra seperti berdiskusi, menambah wawasan dan memperluas pergaulan dengan pelajar dari daerah lain," ungkap Nisa.

Yang lebih mudah menurut Nisa, mengajak putra-putri KBPII, karena orang tuanya bisa ikut memotivasi. Dari 25 orang peserta yang dikirim PD PII Kebumen, berasal dari latar belakang sekolah yang berbeda.

Yang berasal dari jenjang SMP/MTs ada yang berasal dari SMP N 1 Kebumen, SMP Islam Al Furqon Ambal, SMP Muhammadiyah 1 Gombong, SMP Muhammadiyah Sempor, MTs N 1 Kebumen dan MTs WI Petanahan. Sedangkan dari jenjang SMA/SMK/MA ada yang dari SMA N 1 Kebumen, SMA N 2 Kebumen, MA Negeri 2 Kebumen, SMA Muhammadiyah 1 Gombong dan MA WI Petanahan.

"Dalam kegiatan, tidak dibedakan jenjang pendidikan tapi tergantung masa keaktifan di PII. Sehingga baik Batra maupun Intra ada peserta yang dari SMP maupun SMA. Perbedaan latar belakang sekolah diharapkan bisa membuat suasana diskusi lebih dinamis," pungkas Nisa.(*)
Powered by Blogger.