Lima Calon Kades Sidoharjo Sampaikan Visi Misi, Gus Yazid Minta yang Menang Rangkul yang Kalah

"Untuk membangun desa tidak cukup oleh kepala desa yang terpilih saja, tetapi juga butuh dukungan dari yang tidak terpilih," tandasnya.
Lima Calon Kades Sidoharjo Sampaikan Visi Misi, Gus Yazid Minta yang Menang Rangkul yang Kalah
Lima calon Kepala Desa Sidoharjo, Kecamatan Sruweng, menyampaikan visi misi kepada masyarakat setempat, Rabu, 19 Juni 2019.
www.inikebumen.net SRUWENG - Sebanyak lima calon kepala desa bakal bertarung pada Pilkades Desa Sidoharjo, Kecamatan Sruweng, pada 25 Juni 2019 mendatang. Mereka memulai kampanye dengan penyampaian visi misi di balai desa setempat, Rabu, 19 Juni 2019.

Adapun lima calon kades tersebut, yakni nomor urut 1 Miskun Margo Prayitno, nomor urut 2 Slamet Supriyadi, nomor urut 3 Sudarso, nomor urut 4 Adi Purwanto, dan nomor urut 5 Sri Rahayu MS. Ada 2.345 daftar pemilih tetap akan menggunakan suara pada 3 Tempat Pemungutan Suara.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, memantau langsung pelaksanaan penyampaian visi misi calon kepala desa di Balai Desa Sidoharjo, Rabu siang. Bupati didampingi Camat Sruweng Suyitno, Sekretaris Dinas Pendidikan Sudirman, Kabag Humas Setda Kebumen Budhi Suwanto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Gus Yazid (sapaan akrabnya) meminta masyarakat sebelum menggunakan hak pilihnya pada 25 Juni mendatang agar mempelajarai visi misi dari masing-masing calon kepala desa. Kemudian, pilih yang terbaik sesuai hati nurani.

"Saya yakin masyarakat sudah pintar bisa memilih pilihannya," tegas Yazid Mahfudz.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan mengintervensi dan mendukung salah satu calon pada proses Pilkades serentak. "Siapapun yang terpilih, kami mendukung dan masyarakatlah yang menentukan," tegasnya.

Kepada para calon kepala desa, bupati meminta agar tetap menjaga kerukunan dan persatuan. Siapapun yang terpilih nantinya harus saling mendukung dalam pemerintahan yang akan berlangsung mendatang.

"Karena yang akan terpilih hanya satu orang. Beda pilihan adalah hal yang wajar tetapi persatuan harus tetap dijaga," pintanya.

Kemudian, bagi calon kepala desa yang nantinya akan terpilih harus bisa merangkul semua masyarakat. Baik yang memilih dirinya maupun yang memilih orang lain. Termasuk, calon kepala desa yang tidak terpilih juga harus dirangkul.

"Karena untuk membangun desa tidak cukup oleh yang terpilih saja, tetapi juga dukungan dari yang tidak terpilih," tandasnya.

Tahun ini, Pemkab Kebumen akan menggelar Pilkades secara serentak di 400 desa yang tersebar di 26 kecamatan. Pilkades diselenggatakan dalam dua tahap. Yakni tahap 1 digelar pada 25 Juni 2019 yang diikuti oleh 348 Desa. Kemudian, tahap 2 diselenggarakan sekitar November 2019 yang akan diikuti oleh 52 Desa.

Sementara itu, tahapan pilkades saat ini sudah memasuki masa kampanye mulai 19-21 Juni 2019. Kemudian, hari tenang 24 Juni 2019, pemungutan suara 25 Juni 2019, dilanjutkan penetapan kades terpilih 25 Juni 2019.

Selanjutnya, laporan Panitia Pemilihan kepada BPD 26-28 Juni 2019, laporan BPD kepada Bupati 1-5 Juli 2019. Pengesahan Kades terpilih dengan keputusan Bupati 8-18 Juli 2019 dan pelantikan kades terpilih pada Juli-September 2019.(*)

Powered by Blogger.