Sisihkan Keuntungan, Paguyuban Penyalur BPNT Kecamatan Kebumen Gelar Sunatan Massal

"Kegiatan bakti sosial sunatan massal ini atas kerelaan para penyalur BPNT di Kecamatan Kebumen dengan mengurangi laba untuk kegiatan sosial seperti ini,"

Sisihkan Keuntungan, Paguyuban Penyalur BPNT Kecamatan Kebumen Gelar Sunatan Massal
Seorang peserta sunatan massal menahan sakit saat disunat di Komplek Kecamatan Kebumen, Sabtu pagi.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Sebanyak 41 anak mengikuti kegiatan sunatan massal di Pendopo Kecamatan Kebumen, Sabtu pagi, 22 Juni 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Paguyuban Penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kecamatan Kebumen.

Ketua Panitia Bakti Sosial Sunatan Massal, Wasijan, mengatakan peserta sunatan massal berasal dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program BPNT di Kecamatan Kebumen.

"Kegiatan ini atas kerelaan para penyalur BPNT dengan mengurangi laba untuk kegiatan sosial seperti ini," ujarnya.

Wasijan menjelaskan, peserta sunatan massal ini juga menerima bingkisan dari panitia. Yakni berupa baju, sarung, peci dan uang saku dalam bentuk tabungan sebesar Rp 300 ribu per anak.

Hadir pada acara itu, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Camat Kebumen Ram Gunadi, Muspika Kecamatan Kebumen, serta para penyalur BPNT di Kecamatan Kebumen.

Wabup Arif Sugiyanto mengapresiasi kegiatan bakti sosial tersebut yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ke depan, diharapkan kegiatan positif itu dapat diselenggarakan rutin.

"Semoga kegiatan ini bisa ditiru oleh para penyalur BPNT di kecamatan lain," ujar Arif Sugiyanto, disela-sela acara.

Menurutnya, yang perlu ditiru yakni para penyalur BPNT di Kecamatan Kebumen tidak hanya mendapat keuntungan semata. Tetapi, rela sebagian keuntungannya dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui kegiatan sosial tersebut.

BPNT diluncurkan sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan. Bantuan yang diawali bantuan bersubsidi Rastra atau program Raskin agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.

Melalui program ini diharapkan dapat memberikan keleluasaan penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas, harga dan tempat membeli.

BPNT bertujuan memberikan gizi yang seimbang. Penerima manfaat memiliki lebih banyak pilihan dan kendali. Program BPNT juga diharapkan dapat sekaligus meningkatkan ekonomi rakyat. Dengan memberdayakan Kios atau Warung/BUMDes. Sehingga dapat melayani transaksi secara elektronik melalui sistem perbankan.

"Saya berharap, BPNT dapat berjalan sesuai ketentuan. Sehingga berdampak bagi peningkatan kesejahteraan dan kemampuan ekonomi penerima manfaat. Juga dapat mendorong perilaku produktif masyarakat," kata dia.(*)


Powered by Blogger.