Duh! Ingkari Kesepakatan, PKL Alun-alun Kebumen Tak Libur Berjualan di Jumat Kliwon ini

Jumat Kliwon seharusnya PKL Alun-alun Kebumen libur berjualan. Ternyata sejak Jumat pagi masih banyak yang beraktivitas seperti biasa.
Duh! Ingkari Kesepakatan, PKL Alun-alun Kebumen Tak Libur Berjualan di Jumat Kliwon ini
Petugas Damkar Satpol PP menyemprotkan air untuk membersihkan Alun-alun Kebumen, Jumat pagi.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Harusnya hari ini, Jumat 17 Juli 2019 seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kawasan Alun-alun Kebumen libur berjualan.

Sebab, sesuai kesepakatan setiap Jumat Kliwon mereka akan menggelar kerja bakti membersihkan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tempat mereka mencari nafkah selama ini. Harusnya mereka libur berjualan selama 24 jam, dimulai Jumat pagi hingga Sabtu pagi.

Namun, ternyata sejak Jumat pagi masih banyak PKL yang beraktivitas seperti biasa. Padahal, satu mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki sudah disiapkan untuk mengguyur kotoran-kotoran sisa mereka berjualan yang ada di seputar Alun-alun.

Petugas dari Pemadam Kebakaran Satpol PP dan petugas kebersihan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) beberapa sejumlah masyarakat membersihkan kawasan Alun-alun.

Kepala Diperkim LH Kebumen, Edi Rianto, menyayangkan sikap para PKL yang telah mengingkari kesepakatan tersebut. Ia mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi sebelumnya.

"Kita sudah berusaha, ini menggambarkan (seberapa) antusias pedagang terhadap kebersihan," ujar Edi Rianto.

Baca juga:
Diruwat, Seluruh Pedagang Alun-alun Kebumen Hari ini Libur Berjualan

Ia mengungkapkan, ada saatnya Alun-alun Kebumen bersih dari aktivitas ekonomi sehingga betul-betul dimanfaatkan untuk fasilitas publik. Pihaknya juga tidak akan berhenti melakukan program ruwat sembari melakukan pendekatan kepada pedagang.

"Ini kan hanya 35 hari sekali. Apa susahnya hanya sehari saja libur berjualan," sesalnya.

Pihaknya akan terus melanjutkan program tersebut meski tidak ada respon positif dari para PKL. Pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk memberikan sanksi kepada para PKL jika ke depannya tidak menaati atas kesepakatan tersebut.

"Soosialisasi sudah dilakukan, nanti akan ada masa-masa peringatan dan ada semacam masa-masa tindakan. Jika ternyata tetap seperti itu apa boleh buat kita akan melakukan tindakan," tandasnya.(*)

Powered by Blogger.