Innalillahi, Nelayan Kebumen Meninggal Dunia saat Mencari Ikan di Tengah Laut

Sebelum meninggal dunia, korban berangkat melaut bersama dua temannya sesama nelayan, Arfianto (26) dan Sutrisno (40). Mereka berangkat menggunakan perahu "Mina Samudra 65" dalam keadaan sehat.
Innalillahi, Nelayan Kebumen Meninggal Dunia saat Mencari Ikan di Tengah Laut
Tim SAR mengevakuasi korban meninggal dunia di TPI Logending, Selasa 27 Juni 2019.
www.inikebumen.net AYAH - Poniran (39), nelayan TPI Logending Ayah dilaporkan meninggal dunia di atas perahu saat tengah mencari ikan, Selasa 2 Juli 2019. Diduga pria warga Desa Sukomulyo Kecamatan Rowokele ini meninggal dunia karena serangan jantung.

Informasi yang dihimpun,  korban meninggal di perairan selatan Pantai Logending Desa/Kecamatan Ayah sekitar pukul 07.39 WIB.

Sebelum meninggal dunia, korban berangkat melaut bersama dua temannya sesama nelayan, Arfianto (26) dan Sutrisno (40). Mereka berangkat menggunakan perahu Mina Samudra 65 dalam keadaan sehat.

Namun di tengah perjalanan, mendadak kesehatan korban menurun.

"Informasi yang kami peroleh, awalnya korban merasa tidak nyaman dan diberikan pertolongan oleh rekannya sesama nelayan di atas kapal. Korban minta diolesi minyak kayu putih oleh temannya," kata Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Kompol Suparno, Selasa sore.

Saat temannya menolong korban,  Poniran merasa mual, muntah-muntah dan jatuh lemas di atas perahu.

Dalam situasi yang panik, selanjutnya kedua temannya menghubungi Tim SAR untuk dibawa ke daratan agar mendapatkan pertolongan namun jiwanya tidak tertolong.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Polsek Ayah, Sat Polairud Polres Kebumen dan Tim Medis dari Puskesmas Ayah, tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan.

"Kuat dugaan, korban meninggal karena penyakit serangan jantung, karena pada bagian dada membiru. Saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga," Kompol Suparno menandaskan.(*)
Powered by Blogger.