Mahasiswa dari 11 Negara Eksplor Geopark Karangsambung-Karangbolong

Dari 50 mahasiswa mancanegara itu didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari Tiongkok. Tiongkok sendiri dikenal memiliki 32 geopark yang sudah mendapat pengakuan dari dunia dan lebih dari 100 geopark bersetatus nasional.
Mahasiswa dari 11 Negara Eksplor Geopark Karangsambung-Karangbolong
Tari cepetan dari SMA Negeri Gombong tampil pada kegiatan Summer Program tahun 2019 Universitas Padjajara
www.inikebumen.net KEBUMEN - Sebanyak 50 mahasiswa dari 11 negara mengeksplor Geoparak Karangsambung-Karangbolong, 14-16 Juli 2019. Pada kegiatan Summer Program Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tersebut, para peserta ini mengeksplor destinasi wisata, budaya, kuliner, hingga produk UMKM di Kabupaten Kebumen.

Dari 50 mahasiswa mancanegara itu didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari Tiongkok. Tiongkok sendiri dikenal memiliki 32 geopark yang sudah mendapat pengakuan dari dunia dan lebih dari 100 geopark bersetatus nasional.

Selama tiga hari, mereka akan belajar lebih dekar dengan Geopark Karangsambung-Karangbolong. Seperti di kampus LIPI Karangsambung, mereka belajar tentang sejarah terjadinya dasar samudra yang terangkat ke daratan, kemudian menjulang tinggi diatas bukit.

Kemudian, mengunjungi Bukit Pentulu Indah Karangsambung untuk menikmati hutan pinus dengan udara yang sangat sejuk dan pemandangan yang mempesona dari atas bukit.

Selain itu, juga mengunjungi Embung Selo Asri, untuk belajar menari kuda kepang dan lengger. Selanjutnya, mereka menikmati keunikan batuan rijang merah dan lava bantal, bebatuan yang usianya sudah ratusan juta tahun.

Diharapkan dengan acara ini para mahasisiwa kembali kenegaranya masing-masing dengan membawa informasi tentang Geopark Karangsambung-Karangbolong.

Secara khusus, mereka diterima oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, pada acara Welcome Dinner Summer Program tahun 2019 Universitas Padjajaran Bandung, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu malam, 14 Juli 2019.
Mahasiswa dari 11 Negara Eksplor Geopark Karangsambung-Karangbolong
Para peserta Summer Program Undip menikmati makanan tradisional Khas Kebumen.
Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kebumen Bagus Setiawan, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono. Sedangkan, rombongan dipimpin oleh Ketua Pusat Penelitian Geopark dan Kebencanaan Geologi Unpad Prof Ir Mega Fatimah Rosana MSc.

"Untuk menjadi Geopark Global Unesco beberapa unsur. Salah satunya mempunyai warisan geologi nasional yang nilainya signifikan dan itu tidak terbantahkan untuk kebumen dengan memiliki Karangsambung-Karangbolong," ujar Mega Fatimah Rosana.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong memiliki luas 543.566 kilometer persegei. Mencakup 117 desa di 12 Kecamatan.

"Disini banya sisi yang kita kembangkan, seperti tempat penelitian, tempat belajar, ekonomi dan budaya," kata Yazid Mahfudz.

Pada kesempatan itu, para peserta Summer Program Undip disambut dengan tarian khas Kebumen Tari Cepetan. Mereka juga disuguhi makanan khas Kebumen sate ambal dan nasi penggel.(*)

Powered by Blogger.