Pantai Laguna Mirit Bakal Dikembangkan jadi Objek Wisata Modern

Tak hanya itu, pengembangan Pantai Laguna Mirit dilakukan juga karena kawasan pesisir selatan Kebumen termasuk berada di posisi terluar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pantai Laguna Mirit Bakal Dikembangkan jadi Objek Wisata Modern
Asdep Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Sekretariat Negara Hanung Cahyono, menyampaikan sambutan pada Sosialisasi Pemanfaatan Ruang Laut di Taman Bunga Laguna Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit, Sabtu, 6 Juni 2019.
www.inikebumen.net MIRIT - Pantai Laguna di Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit bakal dikembangkan menjadi objek wisata modern. Hal itu terungkap pada Sosialisasi Pemanfaatan Ruang Laut di Taman Bunga Laguna Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit, Sabtu, 6 Juni 2019.

Berbagai fasilitas akan dilengkapi, diantaranya perahu kano, landmark, tracking mangrove, gazebo, menara pandang hingga pondok informasi bahari. Sejumlah bantuan tersebut akan diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pantai Laguna dipilih menyusul pantai tersebut memiliki laguna dan gumuk pasir yang jumlahnya sangat sedikit di Indonesia. Selain itu, juga dilengkapi dengan hutan mangrove. Tak hanya itu, di kawasan tersebut juga menjadi tempat favorit untuk bertelor penyu yang dilindungi.

Hadir pada acara itu, Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Sekretariat Negara Hanung Cahyono, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang.

Selain itu, Kasubdit wisata Bahari dan BMKT Direktorat Jasa Kelautan Ditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Rusman Hariyanto. Serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen.

"Ini akan menjadi sumber ekonomi baru masyarakat. Pantai Laguna memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata. Apalagi disini menjadi tempat bertelurnya penyu, ini bisa menjadi wisata yang mendunia," ujar Hanung Cahyono saat menyampaikan sambutan pada Sosialisasi  Pemanfaatan Ruang Laut di Taman Bungan Laguna Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit, Sabtu, 6 Juni 2019.

Hanung mengatakan, selama ini pengembangan wisata bahari lebih banyak dikembangkan di luar Jawa. Namun, sebagai putra daerah Kebumen dirinya ingin mengembangkannya juga di Pantai Laguna.

"Semua yang kita lakukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Tak hanya itu, pengembangan tersebut dilakukan karena kawasan pesisir selatan Kebumen termasuk berada di posisi terluar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"200 mil dari sini potensi perikakanan dan kelautan juga akan dikembangkan," imbuhnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, menyampaikan Kabupaten Kebumen memiliki wilayah pesisir yang panjang. Yakni sekitar 55 kilometer dengan segala potensinya, baik di sektor perikanan, pariwisata, maupun industri. Secara spasial, Kabupaten Kebumen juga menjadi lokasi strategis.

Terlebih dengan adanya pembangunan Bandara Internasional di Kulonprogo dan Bandara baru Wirasaba di Purbalingga, serta dilewati tiga ruas jalan nasional, dan double track KA.

"Sekarang juga telah beroperasi jalur pelayaran di pesisir selatan, yakni tol laut Cilacap-Bali," kata dia.(*)
Powered by Blogger.