Peduli Korban Kekeringan, Polres Kebumen Droping Air Bersih

Droping air bersih hari ini untuk sejumlah desa di di Kecamatan Karanggayam dan Pejagoan.
Peduli Korban Kekeringan, Polres Kebumen Droping Air Bersih
Polisi mengirimkan bantuan air bersih di wilayah Kecamatan Karanggayam (Foto: Humas Polres Kebumen)
www.inikebumen.net KARANGGAYAM - Bersama BPBD Kebumen, Polres Kebumen melakukan droping air bersih ke sejumlah desa yang mengalami krisis air bersih.

Bantuan 10 tangki air bersih itu dilepas oleh Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, dari halaman Mapolres, Kamis pagi, 25 Juli 2019.

Robertho Pardede mengatakan droping hari ini untuk sejumlah desa di di Kecamatan Karanggayam dan Pejagoan. Ia berharap, air yang diberikan secara cuma-cuma dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Beberapa bulan terakhir, Kebumen mengalami kekeringan di berbagai daerah," ujarnya.

Tiga desa di Kecamatan Karanggayam yang menerima bantuan air bersih tersebut yaitu Desa Kalirejo sebanyak 19.000 liter, Pagebangan 10.000 liter dan Gunungsari 10.000 liter. Tiga desa tersebut merupakan desa terparah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Karanggayam.

Sedangkan di Kecamatan Pejagoan di Desa Kedawung sebanyak 9.000 liter. Droping air bersih di Kecamatan Pejagoan dipimpin oleh Kapolsek Pejagoan AKP Widiyanto, dengan melibatkan personel Dalmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan muspika setempat.

Pemkab Kebumen sebelummnya telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan. Saat ini bencana kekeringan sudah melanda 25 desa yang tersebar pada 9 kecamatan.

Karenanya, Kabupaten Kebumen telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan selama 164 hari. Yakni sejak tanggal 21 Mei hingga 31 Oktober 2019.

Sedangkan di sektor pertanian, kekeringan juga menyebabkan gagal panen pada 4.233 hektar sawah yang tersebar di 6 kecamatan. Sehingga mengancam menurunnya pendapatan petani.

Selain itu dampak lain yang bisa muncul dari kemarau panjang, diantaranya kebakaran hutan, pasokan listrik berkurang.

Gangguan kesehatan seperti penyakit pencernaan, penyakit saluran pernapasan yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kejadian luar biasa (KLB).(*)

Powered by Blogger.