Jelang Gelaran Pilbup Kebumen, Zaeni Miftah Muncul sebagai Rising Star

Zaeni Miftah menjadi rising star, lantaran sejumlah pihak mengalami kegamangan terhadap dua sosok yang digadang-gadang akan maju Pilbup Kebumen mendatang. Masing-masing Bupati Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati Arif Sugiyanto.
Jelang Gelaran Pilbup Kebumen, Zaeni Miftah Muncul sebagai Rising Star
Baliho Zeni Miftah di dekat Terminal Kebumen
www.inikebumen.net KEBUMEN - Beberapa hari terakhir, baliho bergambar Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah marak dipasang di sejumlah sudut dan lokasi strategis Kebumen.

Keberadaan baliho itu memantik komentar dari masyarakat di jagat media sosial (medsos) yang mengaitkan dengan Pilbup. Komentar yang sebagian besar menyambut suka cita itu diikuti unggahan foto baliho bergambar Zaeni yang tertera tulisan Ketua DPC PKB Kebumen.

Mereka lantas menjuluki mantan Anggota DPRD Kebumen periode 2009-2014 itu sebagai rising star (bintang baru) dalam menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang.

Julukan yang dilekatkan Zaeni tersebut lantaran mengalami kegamangan terhadap dua sosok yang digadang-gadang akan maju Pilbup. Masing-masing Bupati Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati Arif Sugiyanto.

"Kita kan tahu dari keduanya belum jelas  maju Pilkada atau tidak. Bahkan Arif menyatakan masih terlalu dini berbicara Pilbup. Sehingga munculnya Zaeni seperti oase di padang pasir," kata Fungsionaris PKB Sudiyono yang Mantan Ketua DPD Nasdem Kebumen itu.

Kemunculan Zaeni pun memicu gairah dalam konstelasi menghadapi pesta demokrasi langsung di Kabupaten Kebumen.

Posisi Zaeni yang menjadi Ketua DPC PKB Kebumen, lanjut Sudiyono, cukup strategis untuk maju Pilbup 2020. Terlebih PKB yang meraih sembilan kursi DPRD Kebumen tinggal butuh satu kursi lagi untuk menggenapi persyaratan minimal mengusung kandidat.

Di sisi lain, pengaruh Yazid dan Arif terhadap partai berlambang bumi berbintang sembilan itu masih besar. Di mana Yazid menjadi pengurus DPW PKB Jateng, sedangkan Arif menjadi bendahara PCNU yang diusung PKB saat maju pemilihan wakil bupati melalui DPRD Kebumen pada 26 Maret 2019.

Praktis, dengan munculnya Zaeni saat ini, maka kekuatan PKB tidak hanya terkonsentrasi pada Yazid dan Arif.

Pihaknya pun mendorong Zaeni sebagai pimpinan partai siap maju Pilkada serentak dan mengambil momentum yang ada saat ini tersebut.

"Sebagaimana fungsi partai yakni untuk menyiapkan pemimpin, agregasi kepentingan serta kontrol sosial," ujarnya.

Menurutnya, satu tahun lebih menghadapi Pilbup pada September 2020 mendatang bukanlah waktu yang lama. Jika Zaeni memang serius maju, terang Sudiyono, paling tidak ia harus menyiapkan infrastruktur partai sampai tingkat bawah. Selanjutnya menyiapkan isu-isu strategis dan penguatan figur.

"Tidak kalah pentingnya adalah menyiapkan dana," pungkasnya.(*)

Powered by Blogger.