Kerupuk Ikan Tengiri dan Jewawut, Produk Andalan dari Argopeni

Pemasaran krupuk ikan tengiri produksi Poklahsar Mina Watu Bandung sudah keluar daerah bagian barat.
Kerupuk Ikan Tengiri dan Jewawut, Produk Andalan dari Argopeni
Stand BUMDes Mitra Usaha dari Desa Argopeni, Kecamatan Ayah
www.inikebumen.net KEBUMEN - Mendengar kerupuk ikan Tengiri, yang terbayang mungkin produk buatan Palembang. Padahal di Kebumen, ada juga produk kerupuk ikan tengiri.

Seperti bisa dilihat pada Kebumen Expo yang diselenggarakan di alun-alun Kebumen, 20-25 Agustus 2019. Contoh produknya bisa dilihat di stand BUMDes Mitra Usaha dari Desa Argopeni, Kecamatan Ayah.

Menurut Kasman dan Kuat Sutrisno yang menjaga stand, kerupuk ikan tengiri yang dipasarkannya merupakan produksi Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Mina Watu Bandung, Desa Argopeni, Kecamatan Ayah.

"BUMDes Mitra Usaha Argopeni, yang memasarkannya," terang Kasman.

Dijelaskan Kasman, pemasaran krupuk ikan tengiri produksi Poklahsar Mina Watu Bandung sudah keluar daerah bagian barat.

"Di Cirebon yang terkenal kerupuk udangnya, kerupuk ikan tengiri kita juga laku. Katanya, kerupuk kita lebih renyah dan gurih," ucapnya berpromosi.

Krupuk ikan tengiri dipasarkan dalam dua bentuk kemasan, mentah dan matang. "Kemasan matang dengan harga Rp10.000, beratnya sekitar 1,4 gram. Kemasan mentah harganya Rp15.000 dengan berat 2,56 gram," imbuhnya.

Selain krupuk ikan tengiri BUMDes Mitra Usaha juga memasarkan beras jewawut yang dihasilkan petani Argopeni. "Jewawut bisa diolah menjadi masakan seperti bubur," jelas Kasman.

Sayangnya tidak ada contoh produk makanan dari jewawut yang dipamerkan. "Insya Allah hari Jumat, kita bawa contoh makanan dari jewawut," kata Kasman menutup keterangannya.(*)

Powered by Blogger.