Untuk Pertama Kalinya Makam Ki Ageng Bodronolo Diziarahi Jelang Hari Jadi Kebumen

Cikal bakal berdirinya Kabupaten Kebumen tak terpisahkan dari sosok Ki Ageng Brodonolo
Untuk Pertama Kalinya Makam Ki Ageng Bodronolo Diziarahi Jelang Hari Jadi Kebumen
Bupati Yazid Mahfudz, berziarah ke makam Ki Ageng Bodronolo di Desa Karangkembang Kecamatan Alian
www.inikebumen.net KEBUMEN - Memperingati Hari Jadi ke-390 Kabupaten Kebumen, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz melaksanakan ziarah ke empat makam leluhur, Senin pagi, 19 Agustus 2019. Salah satunya Makam Ki Ageng Bodronolo.

Mulai tahun ini, Pemkab Kebumen memasukan Makam Ki Ageng Bodronolo di Desa Karangkembang Kecamatan Alian, menjadi situs bersejarah yang wajib diziarahi setiap tahunnya.

"Sebenarnya Makam Ki Bodronolo selama ini sudah diziarahi oleh masyarakat, tapi masih di tingkat kecamatan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Moh Amirudin, saat mengikuti ziarah ke makam leluhur di Komplek Makam Ki Ageng Bodronolo di Desa Karangkembeng Kecamatan Alian, Senin pagi.

Menurut Amirudin, mulai tahun ini makam tersebut wajib diziarahi karena dalam sejarahnya, Ki Ageng Bodronolo adalah tokoh yang berjasa terkait dengan pendirian Kabupaten Kebumen. "Walaupun beliunya ini berasal dari Jogja," ucapnya.

Untuk diketahui, cikal bakal berdirinya Kabupaten Kebumen tak terpisahkan dari sosok Ki Ageng Brodonolo. Yakni peristiwa Ki Ageng Bodronolo membantu penyediaan dan perbekalan pasukan Sultan Agung dalam menyerang Batavia. Peristiwa ini dianggap penting yang bisa dijadikan sebagai teladan.

Dirunut dalam data kesejarahan, peristiwa penyerangan Sultan Agung tersebut terjadi dua kali, yaitu pada tahun 1628 dan 1629. Secara lebih spesifik, peran logistik lebih menonjol pada penyerangan Sultan Agung yang kedua.

Dalam data kesejarahan, penyerangan Sultan Agung ke Batavia dimulai pada 21 Agustus 1629. Dua peristiwa tersebut dipandang tepat sebagai momentum berdirinya Kebumen.

Hingga akhirnya Ki Bodronolo diangkat sebagai ‘pemimpin’ Panjer pada tahun 1642 oleh Sultan Agung. Panjer pada masa Ki Ageng Bodronolo telah memenuhi kriteria adanya pemimpin, wilayah, sistem, rakyat, yaitu nilai-nilai yang diperjuangkan serta sejarah bersama.

Hari Jadi Kabupaten Kebumen berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen yang semula 1 Januari 1936 kini diubah menjadi 21 Agustus 1629. Maka terhitung mulai 21 Agustus 2019 Kabupaten Kebumen genap berusia 390 tahun.(*)
Powered by Blogger.