80 Siswa SD Muhammadiyah Pejagoan Diajak Praktek Langsung Cara Membuat Gerabah

Mulai dari mendengarkan penjelasan pemandu, melihat cara pembuatan gerabah, kemudian mempraktekkan cara membuat gerabah hingga mewarnai gerabah yang sudah jadi di Sentra Gerabah Desa Gebangsari Kecamatan Klirong. 
80 Siswa SD Muhammadiyah Pejagoan Diajak Praktek Langsung Cara Membuat Gerabah
Anak-anak antusias melukis di media gerabah
www.inikebumen.net KLIRONG - Sebanyak 80 siswa SD Muhammadiyah Pejagoan diajak mengunjungi pusat kerajinan gerabah di Desa Gebangsari, Kecamatan Klirong, baru-baru ini. Takk hanya dikenalkan produk lokal Kebumen, mereka juga langsung melihat dan mempraktekkan pembuatan gerabah.

Para siswa SD Muhammadiyah Pejagoan tampak begitu antusias mengikuti berbagai kegiatan di Sentra Gerabah tersebut. Mulai dari mendengarkan penjelasan pemandu, melihat cara pembuatan gerabah, kemudian mempraktekkan cara membuat gerabah hingga mewarnai gerabah yang sudah jadi.

Ada aneka macam hasil kerajinan gerabah yang dihasilkan di tempat itu. Diantaranya, ada coek (piring/lambar), pot, pas bunga, gelas, mangkok, dan masih banyak lainnya. Semua merupakan barang-barang yang antik, unik, ramah lingungan.

Selain bergelut dengan pengetahuan dan praktek membuat gerabah, rombongan SD Muhammadiyah Pejagoan yang didampingi oleh lima guru tersebut diajak berkeliling melihat-lihat wisata desa.

Kepala SD Muhammadiyah Pejagoan, Ridwan Rochmadi, mengatakan kegiatan ini merupakan pengalaman pertama bagi siswa SD Muhammadiyah Pejagoan mengunjungi pusat kerajinan gerabah.

"Kegiatan ini dalam rangka mengenalkan gerabah secara langsung berkaitan dengan proses pembuatan gerabah dari persiapan hingga menghasilkan gerabah dengan mempraktikannya sendiri membuat gerabah," kata Ridwan Rochmadi.

"Selain itu, kami juga mengajak anak-anak untuk mencitai produk lokal, produk dalam negeri, ikut memelihara khasanah kekayaan negeri kita," pungkasnya.(*)
Powered by Blogger.