Catat! Gus Yazid Tegaskan Bantuan Alsintan di Kebumen Tidak Dipungut Biaya

"Bantuan pompa air ini gratis tanpa adanya pungutan. Kalau ada pungutan-pungutan, kami tidak bertanggungjawab. Karena itu pasti bukan kami," 
Catat! Gus Yazid Tegaskan Bantuan Alsintan di Kebumen Tidak Dipungut Biaya
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, meninjau pompa air yang akan diserahkan ke Gapoktan
www.inikebumen.net KEBUMEN - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyerahkan bantuan hibah alat mesin pertanian berupa pompa air kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Penyerahan dilakukan di Aula Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Kamis, 12 September 2019.

Pompa air yang diserahkan, yaitu 29 unit pompa air 3 inch kepada 21 gapoktan. Kemudian, 12 unit pompa air 6 inch kepada 12 gapoktan dan 11 unit pompa air 4 inch kepada 11 gapoktan.

Hadir pada acara tersebut Kepala Distapang Kabupaten Kebumen Tri Haryono, serta perwakilan gapoktan penerima bantuan.

"Pemberian bantuan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemerintah dalam mengubah kegiatan usaha pertanian di Indonesia dari sistem tradisional menuju pertanian yang modern," kata Yazid Mahfudz, saat menyerahkan bantuan.

Yazid Mahfudz menegaskan, bantuan tersebut adalah milik kelompok dan tidak dibenarkan dikuasai oleh perseorangan atau pengurus kelompok. Kelompok harus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penggunaan dan perawatan alsintan. "Sehingga dapat melakukan perawatan dan perbaikan alsintan secara mandiri," kata dia.

Ia mengatakakn, bantuan pompa air itu diserahkan secara gratis tanpa adanya pungutan. "Kalau ada pungutan-pungutan, kami tidak bertanggungjawab. Karena itu pasti bukan kami," tegasnya.

Bupati berharap, bantuan alsintan ini para petani di Kabupaten Kebumen semakin maju dan berkembang dengan alih teknologi. "Sehingga cara kerja para petani kita semakin efisien dan produktifitas padi di Kabupaten Kebumen semakin meningkat," imbuhnya.

Kepala Distapang Kabupaten Kebumen Tri Haryono, menjelaskan kebutuhan pompa air di Kebumen meliputi 425 pompa 3 inch, 148 pompa 4 inch dan 74 pompa 6 inch.

"Bantuan pompa air tersebut merupakan bantuan dari APBD Kabupaten Kebumen dan APBN 2019 sejumlah 687 unit," terang Tri Haryono.

Menurutnya, bantuan itu sebagi salah upaya penanggulangan dampak kekeringan. Sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi komoditas pangan.

"Ya, intinya untuk mempercepat masa kerja dan menambah volume capaian kerja petani," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.