Catat! Sekarang Pemerintah Daerah Boleh Pasang PJU di Jalan Nasional

"Asal ada anggarannya boleh. Misal jalan nasional, kalau menunggu pusat butuh waktu lama dan tidak akan selesai. Sehingga boleh dipasang PJU, traffict light dan lain sebagainya, asal setelah itu lapor," 
Catat! Sekarang Pemerintah Daerah Boleh Pasang PJU di Jalan Nasional
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan sambutan pada acara Sinkronisasi Program dan Kegiatan Perhubungan se-Eks Karesidenan Kedu
www.inikebumen.net KEBUMEN - Kepala Balai Perhubungan Wilayah IV Magelang Imam Santosa, menyampaikan sekarang setiap daerah diperbolehkan menangani jalan yang masuk daerah rawan, meski bukan kewenangannya.

Misalnya, jalan nasional yang melintas di Kebumen, maka Pemkab Kebumen diijinkan untuk memasang rambu atau mengecat marka, memasang PJU dan lainnya.

Hal itu disampaikan Imam Santosa, pada acara Sinkronisasi Program dan Kegiatan Perhubungan se-eks Karesidenan Kedu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin malam, 16 September 2019.

"Asal ada anggarannya boleh. Misal jalan nasional, kalau menunggu pusat butuh waktu lama dan tidak akan selesai. Sehingga boleh dipasang PJU, traffict light dan lain sebagainya, asal setelah itu melaporkan," kata Imam Santosa, dalam sambutannya.

Menurutnya, untuk menangani persoalan perhubungan kalau hanya dilakukan oleh masing-masing daerah ternyata tidak optimal. Oleh karenanya dibutuhkan sinkronisasi yang saling mengikat dan saling mengisi sehingga lengkap.

"Dengan begitu kita saling mendukung, sehingga perhubungan tidak terkotak-kotak," tegasnya.

Acara itu dihadiri oleh Ketua Sementara DPRD Kebumen Adhitya Wisnu Bayu Aji, Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, Koordinator Kepala Dinas Perhubungan se eks Kedu Sriyantoro. Kepala Dinas Perhubungan Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko, para Kepala Dinas Perhubungan se–eks Karesidenan dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengatakan perkembangan dan pembangunan bidang perhubungan di daerah sekarang ini begitu cepat. Diantaranya dengan dibangunnya jalur ganda kereta api, Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Bandara Jenderal Soedirman di Purbalingga. Kemudian, Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), dan tak lama lagi akan ada jalan tol baru di Selatan Jawa ini.

"Ini semua perlu kita sikapi. Agar keberadaan infrastruktur dan fasilitas tersebut memberikan manfaat yang besar bagi daerah kita," kata bupati

Bupati menambahkan, perhubungan memegang peran penting dan strategis bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah. Selain itu, perhubungan menjadi faktor pendukung utama kemandirian perekonomian daerah.

"Melalui sinergi fungsi-fungsi pertanian, industri, pariwisata dan sektor lainnya," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Bupati, semua pihak perlu menyatukan langkah, program dan bersinergi. Sehingga perhubungan di eks Karesidenan Kedua menjadi sebuah sistem yang holistik. Saling mendukung demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

"Harapan kami, kegiatan ini akan menghasilkan tindak lanjut yang berkesinambungan. Sehingga transportasi kita semakin lancar, aman, dan bermanfaat," tegasnya.(*)
Powered by Blogger.