Duh! Masyarakat Kebumen Lebih Kenal Tahun Baru Masehi Ketimbang Hijriah

Kegiatan dalam rangka memperingati tahun baru 1441 H itu diikuti ribuan peserta dari Koordinator Kecamatan (Korcam) Qiraati di Kabupaten Kebumen dan Cilacap.
Duh! Masyarakat Kebumen Lebih Kenal Tahun Baru Masehi Ketimbang Hijriah
Peserta antusias mengikuti pawai taaruf rangkaian Gebyar Muharram 1441 H
www.inikebumen.net KEBUMEN - Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono mengapresiasi Koordinator Metode Qiraati Cabang Kebumen yang menggelar Gebyar Muharram 1441 H. Sebab kegiatan tersebut merupakan salah satu syiar Islam yang perlu terus digaungkan agar masyarakat mengenal adanya tahun baru Islam.

"Karena diakui atau tidak, banyak masyarakat kita yang lebih mengenal tahun baru masehi 1 Januari, daripada tahun baru hijriah setiap 1 Muharram," kata Ujang Sugiono, pada acara Gebyar Muharram 1441 H Pendidikan Alquran Metode Qiraati di Alun-alun Kebumen, Minggu 1 September 2019..

Melalui momentum ini, Ujang mengajak masyarakat mengambil hikmah dari semangat peringatan tahun baru hijriyah. Yaitu semangat untuk meninggalkan hal-hal yang buruk menuju kepada yang lebih baik.

"Saya berharap di tahun-tahun mendatang jumlah peserta bisa semakin bertambah sehingga semakin semarak kegiatan pawai ini, yang dikemas dengan berbagai ragam aksi dan seni yang menarik," ujarnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bisa menjadi potensi dan perkembangan TPQ di Kabupaten Kebumen untuk dapat terus meningkat. "Mereka ini adalah generasi islami kita yang akan menjadi pemimpin bangsa Indonesia masa depan," tegasnya.

Sementara itu Gebyar Muharram 1441 H Gebyar Muharram 1441 H Pendidikan Alquran Metode Qiraati di Alun-alun Kebumen, berlangsung meriah.

Kegiatan dalam rangka memperingati tahun baru 1441 H itu diikuti ribuan peserta dari Koordinator Kecamatan (Korcam) Qiraati di Kabupaten Kebumen dan Cilacap.

Dalam kegiatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari tadarus Alquran, dongeng Kak Anwar hingga Pawai Ta’aruf.

Koordinator Qiraati Cabang Kebumen, KH Ahmad Nasihudin, mengatakan momentum peringatan tahun baru hijriah untuk meneguhkan kembali komitmen keluarga besar qiraati.

"Yaitu mengukuhkan prinsip-prinsip dasar pengajaran Al Qur’an yang merupakan bagian tak terpisahkan dari perjuangan qiraati yaitu adanya prinsip manut, nurut dan memper erat tali silaturahmi," kata dia.(*)
Powered by Blogger.