Gus Yazid: Program dan Anggaran Pembangunan Daerah Harus Selaras SDGs

Salah satu contoh adalah target kemiskinan pada MDGs mensyaratkan untuk menurunkan angka kemiskinan setengah dari angka baseline. Namun TPB/SDGs mensyaratkan lebih berat lagi yaitu tanpa kemiskinan.
Gus Yazid: Program dan Anggaran Pembangunan Daerah Harus Selaras SDGs
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, membuka Workshop penyusunan Rencana Aksi Daerah TPB/SDGs di Hotel Candisari Karanganyar.
www.inikebumen.net KARANGANYAR - Pemkab Kebumen menyelenggarakan workshop penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs). Acara yang dibuka oleh Bupati KH Yazid Mahfudz itu digelar di Hotel Candisari Karanganyar, Selasa, 17 September 2019.

Workshop yang diikuti oleh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kebumen tersebut menghadirkan dua narasumber. Yaitu, Marlupi Julianingrum ST (Bappeda Provinsi Jateng) dan Dr Aminudin MA (Akademisi Undip Semarang).

Bupati KH Yazid Mahfudz, menjelaskan tujuan TPB/SDGs, yang merupakan agenda global 2030 adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan ke arah pembangunan berkelanjutan.

"Yakni berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup," kata Yazid Mahfudz, dalam sambutannya.

Bupati mengatakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) adalah penyusunan peta jalan, Rencana Aksi Nasional dan Rencana Aksi Daerah SDGs. Rencana Aksi Daerah TPB/SDGs disusun dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di tingkat daerah.

TPB/SDGs merupakan kelanjutan dan penyempurnaan dari MDGs dengan target dan tujuan yang lebih ambisius. Salah satu contoh adalah target kemiskinan pada MDGs mensyaratkan untuk menurunkan angka kemiskinan setengah dari angka baseline. Namun TPB/SDGs mensyaratkan lebih berat lagi yaitu tanpa kemiskinan.

TPB/SDGs terdiri dari 17 goals/tujuan dan 169 target yang dikelompokan dalam empat pilar pembangunan. Yakni pilar pembangunan sosial, pilar pembangunan ekonomi, pilar pembangunan lingkungan, dan pilar pembangunan hukum dan tata kelola.

Rencana pelaksanaan TPB/SDGs di Kabupaten Kebumen dimulai dari tahun 2018. Dengan membangun pemahaman publik akan pentingnya SDGs dan relevansi keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaan dan pencapaiannya.

Pada tahun 2019 dan 2020 menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs, serta mengintegrasikan ke dalam agenda pembangunan daerah yang bertepatan dengan penyusunan RPJMD Teknokratis 2021-2025. Selanjutnya pada tahun 2021, merupakan momen untuk merealisasikan komitmen semua pemangku kepentingan melalui pelaksanaan program dan kegiatan sesuai kapasitas, peran dan sumber daya yang dimiliki.

RAD TPB/SDGs tidak hanya sampai hanya tersusunnya kebijakan TPB/SDGs. Namun diperlukan kegiatan pemantauan dan evaluasi yang menjadi tahapan penting dari keseluruhan rangkaian kegiatan rencana aksi TPB/SDGs, baik dari unsur pemerintah maupun non pemerintah.

"Untuk mencapai target SDGs perlu meningkatkan kapasitas seluruh pemangku kepentingan. Harapannya kedepan kita mampu mengalokasikan program dan anggaran pembangunan daerah yang selaras dengan SDGs," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.