LKP Ngesti Utomo Kebumen Mewisuda 65 Perias Pengantin Solo Putri dan Jogja Putri

"Perempuan adalah pencari nafkah tambahan untuk keluarga"
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz foto bersama dengan para wisudawan
www.inikebumen.net KEBUMEN - LKP Ngesti Utomo mewisuda 65 orang siswa tata rias Pengantin Solo Putri dan Jogja Putri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Kamis, 12 September 2019. Mereka berasal dari tiga angkatan yang diwisuda secara bersamaan. Yaitu angkatan 2017, 2018 dan 2019.

Ketua Panitia Wisuda, Rila Martini, mengatakan angkatan 2017 yang diwisuda sebanyak 19 orang siswa tata rias pengantin Solo putri. Kemudian, 2018 sebanyak 26 orang pengantin Solo putri serta angkatan 2019 sebanyak 11 orang pengantin Solo putri dan 13 orang pengantin Jogja putri.

"Harapan kami setelah ini mereka mandiri. Karena perempuan adalah pencari nafkah tambahan untuk keluarga," ujarnya.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, yang hadir pada acara itu mengimbau para perias agar turut serta mempromosikan Kebumen dan menggerakkan ekonominya. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Momentum wisuda ini memotivasi para siswa untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan. Sehingga dapat berkompetisi di pasar tata rias," kata bupati.
Menurutnya, LKP Ngesti Utomo berperan penting dalam mempertahankan seni budaya atau tradisi asli bangsa sendiri. Meski tidak menutup kemungkinan, seiring dengan perkembangan jaman, format budaya tersebut memerlukan pembaharuan atau modifikasi.

Misalnya, tata rias pengantin yang berjilbab, sekaligus merupakan sebuah inovasi dari tata rias pengantin yang telah ada. Namun demikian, inovasi tersebut jangan sampai mengaburkan akar budaya yang telah kita miliki, tetapi justru semakin memperkuat.

"Untuk itulah, saya mengharapkan, agar para perias senantiasa memacu diri, mengikuti perkembangan jaman serta trend yang sedang berkembang. Sehingga hasil karyanya mampu menembus pasar global," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.