Pusaka Era Kerajaan Kahuripan Dijamas di Kebumen

Jamasan pusaka
Pusaka Era Kerajaan Kahuripan Dijamas di Kebumen
Proses jamasan pusaka
www.inikebumen.net PEJAGOAN - Sebanyak 73 pusaka dijamas pada kegiatan "Jamasan Pusaka Sasi Suro" di Desa Kuwayuhan Kecamatan Pejagoan, Minggu, 8 September 2019.

Acara tersebut atas inisiatif RNg Arif Priyantoro Diprojo, MNg Hargo Yohanes Rekso Budoyo dan Gus Solahudin, bersama Komunitas Garda Mangkunegara dan Komunitas Sedleng Nusantara Kebumen.

"Pusaka yang dijamas itu koleksi pribadi dan beberapa pusaka titipan dari pihak-pihak yang mendukung kegiatan edukasi ini," ujar MNg Hargo Yohanes Rekso Budoyo, usai acara.

Baca juga: Tepat Kebumen Berusia 390 Tahun, Pusaka Puser Bumi Dijamas untuk Pertama Kalinya

Hargo mengatakan pusaka yang dijamas mulai dari era Kerajaan Kahuripan sampai era Kamadhikan (garap baru). Beberapa pusaka tersebut antara lain keris, tombak, kujang hingga pedang.

"Kegiatan ini sebagai edukasi jamasan pusaka ke masyarakat, khususnya generasi muda," kata dia.

Jamasan dilakukan dalam dua cara. Pertama, dengan cara kering tanpa perendaman. Ini dilakukan karena bilah pusaka masih bagus warangannya dan tidak berkarat.

Kedua, cara basah, yaitu jamasan dengan perendaman bilah pusaka. "Ini karena tingkat karat yang perlu di bersihkan," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.