Semua Fraksi di DPRD Kebumen Setujui Perubahan APBD 2019

Meski semua fraksi setuju, namun sejumlah fraksi catatan. Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Fitria Handini, menegaskan, pihaknya menolak adanya sistem penganggaran yang sifatnya bagi rata asal semua mendapat anggaran.
Semua Fraksi di DPRD Kebumen Setujui Perubahan APBD 2019
Juru bicara Fraksi PDIP membacakan laporannya
www.inikebumen.net KEBUMEN - Semua fraksi di DPRD Kebumen menyetujui Raperda Perubahan APBD 2019 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengambilan keputusan itu dilakukan pada rapat paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi dan Pengambilan Keputusan tentang Perubahan APBD 2019, Senin, 30 September 2019.

Meski semua fraksi setuju, namun sejumlah fraksi catatan. Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Fitria Handini, menegaskan, pihaknya menolak adanya sistem penganggaran yang sifatnya bagi rata asal semua mendapat anggaran.

Akan tetapi, PDI Perjuangan mendukung anggaran dibelanjakan sesuai prioritas dan sesuai urusan yang memang wajib.

"Kami minta Eksekutif dan Tim TAPD serius dalam bersama-sama dengan DPRD membahas anggaran untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meminta belanja pada OPD yang berpotensi menjadi temuan BPK untuk dievaluasi program dan kegiatannya. Hal ini supaya prinsip kehati-hatian di kedepankan.

"Kami minta kepada pemerintah daerah agar digunakan untuk investasi daerah pada sektor-sektor dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kebumen," kata juru bicara Fraksi PPP, Pairi.

Fraksi Partai Nasdem meminta pihak Eksekutif agar lebih serius dalam melakukan penganggaran dan melaksanakan program/kegiatan secara tepat dan berkualitas.

"Sesuai dengan prioritas yang sudah direncanakan dengan mengedepankan dan mementingkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kebumen supaya masyarakat merasa aman, nyaman, dan damai berada di Kabupaten Kebumen yang mempunyai slogan ‘Beriman’ ini," ujar juru bicara Fraksi Nasdem, Hesti Nuraini.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sarimun, dihadiri oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Wakil Bupati Arif Sugiyanto, serta Anggota DPRD dan pimpinan OPD.

Anggaran Pendapatan Daerah tahun Anggaran 2019 setelah Perubahan menjadi Rp 2.79 triliun lebih. Sedangkan, anggaran belanja setelah perubahan menjadi Rp 2,984 triliun lebih. Dengan defisit sebesar Rp 193,7 miliar lebih.(*)

Powered by Blogger.