Pemkab Kebumen Dorong Budaya Menabung jadi Gaya Hidup Pelajar

Bank pelaksana di Kabupaten Kebumen, yakni Bank Jateng, BRI, BNI 46, Bank Mandiri, BTN, CIMB Niaga, PD BPR BKK Kebumen, PD BKK Kebumen, Bank Woori dan PD BKK Jawa Tengah.
Pemkab Kebumen Dorong Budaya Menabung jadi Gaya Hidup Pelajar
Hans Ori Lewi saat menjadi narasumber
www.inikebumen.net KEBUMEN - Untuk mendorong kembali budaya menabung di kalangan pelajar, sebanyak 86 kepala SMP dan MTs di Kabupaten Kebumen mengikuti sosialisasi Gerakan Indonesia Menabung (GIM). Sosialisasi tersebut diselenggarakan di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumdin Bupati, Selasa, 15 Oktober 2019.

Gerakan tersebut  merupakan salah satu upaya mendorong budaya menabung dan memperluas akses keuangan, khususnya bagi para pelajar.

"Rencananya launching Gerakan lndonesia Menabung akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2019," kata Asisten II Sekda Kebumen, Nugroho Tri Waluyo, Selasa pagi, saat membuka sosialisasi tersebut.

Setelah ini, kata Nugroho, para pelajar Kebumen diharapkan akan menjadi generasi yang gemar menabung. Artinya, generasi yang berorientasi masa depan. Generasi yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan bersama.

"Kita gembira karena Jawa Tengah ditetapkan sebagai daerah pilot project pelaksanaan Program Gerakan lndonesia Menabung (GIM). Yang akan diprioritaskan di kalangan pelajar SMP/MTs setingkat," ujarnya.

"Nantinya, karakteristik rekening tabungan yang diperuntukkan untuk siswa adalah rekening tabungan tanpa pengenaan biaya pembukaan dan biaya administrasi," sambungnya.

Ia mengatakan, di wilayah eks Karesidenan Kedu, pelaksanaan Gerakan Indonesia Menabung dikoordinir oleh Bank Jateng. Sedangkan bank pelaksana di Kabupaten Kebumen, yakni Bank Jateng, BRI, BNI 46, Bank Mandiri, BTN, CIMB Niaga, PD BPR BKK Kebumen, PD BKK Kebumen, Bank Woori dan PD BKK Jawa Tengah.

"Kedepan, diharapkan satu siswa mempunyai satu rekening tabungan atau simpanan pelajar. Di tahun 2019 diharapkan seluruh siswa SMP/MTs sederajat di Jawa Tengah sudah mempunyai rekening tabungan atau simpanan pelajar (one student one account)," kata dia.

Menurutnya, untuk suksesnya Gerakan Indonesia Menabung di Kebumen diperlukan sinergi. Antara perbankan, sekolah, Dinas Pendidikan, Kemenag dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang diketuai oleh Sekda Kebumen.

"Setelah kegiatan ini diharapkan perbankan dan sekolah dapat bekerja sama dengan baik untuk mensukseskan kegiatan Gerakan Indonesia Menabung. Perbankan selaku bank pelaksana untuk melakukan edukasi, melakukan pembukaan rekening kepada siswa SMP/MTs sederajat," pungkasnya.

Sosialiasasi tersebut menghadirkan dua narasumber. Yaitu Kasubag Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng-DIY Hans Ori Lewi. Kemudian, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kebumen Agus Sunaryo.(*)
Powered by Blogger.