Rayakan HUT ke-11, PD BPR Kebumen Salurkan Bantuan 50 Ribu Liter Air Bersih

PD BPR BKK Kebumen terbentuk pada 11 Oktober 2008 sebagai hasil penggabungan 19 BPR BKK yang ada di Kabupaten Kebumen. Kemudian, mendapat legalitas formal penggabungan usaha pada 20 Agustus 2008 dari Bank Indonesia.
Rayakan HUT ke-11, PD BPR Kebumen Salurkan Bantuan 50 Ribu Liter Air Bersih
Bantuan air bersih dilepas dari halaman kantor PD BPR BKK Kebumen, Jumat, 11 Oktober 2019.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz melepas bantuan air bersih dari PD BPR BKK Kebumen. Bantuan tersebut diserahkan dalam rangka HUT ke-11 PD BPR BKK Kebumen, Jumat, 11 Oktober 2019.

"Berbagai bantuan ini merupakan CSR  dari PD BPR BKK Kebumen," kata Direktur PD BPR BKK Kebumen, Sutrisno, disela-sela acara.

Sutrisno menjelaskan, bantuan air bersih berjumlah 100 tangki. Setiap tangkinya mengangkut 5.000 liter air bersih, sehingga total bantuan sebanyak 50 ribu liter.

Bantuan tersebut untuk membantu warga Kebumen yang mengalami kekurangan air bersih. "Dalam penyalurannya, kita bekerjasama dengan BPBD Kebumen," ujar Sutrisno.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga memberikan CSR berupa 100 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar PD BPR BKK Kebumen. Kemudian, bantuan 200 zak semen yang diberikan kepada Pondok Pesantren Nurul Hidayah Desa Bandung Kecamatan Kebumen dan Pondok Pesantren Roudlotul Ulum Desa Karangtanjung Kecamatan Alian. Masing-masing menerima 100 zak.

"Kita juga menyerahkan bantuan 50 Alquran untuk Ponpes Nurul Hidayah dan Ponpes Roudlotul Ulum masing-masing 25 buah," terang Sutrisno.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, menyampaikan apresiasi atas pemberian CSR tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan dukungan PD BPR BKK Kebumen terhadap masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Kebumen.

"Momentum ini saya harap dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan pada masyarakat. Terkait dengan kinerja PD BPR BKK Kebumen sendiri, saya berharap semoga ke depan akan lebih meningkatkan kinerja," tegasnya.

PD BPR BKK juga diminta terus meningkatkan kinerja dan pelayanan excellent. "Harapannya agar bisa memberikan modal bagi pengusaha kecil menengah, serta memberikan kontribusi pendapatan asli daerah," imbuhnya.

PD BPR BKK Kebumen terbentuk pada 11 Oktober 2008 sebagai hasil penggabungan 19 BPR BKK yang ada di Kabupaten Kebumen. Kemudian, mendapat legalitas formal penggabungan usaha pada 20 Agustus 2008 dari Bank Indonesia.

Hingga saat ini, PD BPRD Kebumen telah memiliki satu kantor pusat dan 19 kantor cabang. Dengan jumlah pengurus 4 orang dan 222 pegawai. Adapun jumlah nasabah tabungan 61.038 orang, nasabah deposito 2.765 orang dan nasabah peminjam 15.699 orang.

Pada 2018 lalu, PD BPR BKK Kebumen telah memberikan deviden sebesar Rp 6,27 miliar lebih. Dengan rincian untuk Pemprov Jateng Rp 3,2 miliar lebih dan Pemkab Kebumen Rp 3,07 miliar lebih.

PD BPR BKK Kebumen erpilih menjadi salah satu BUMD yang diundang untuk mengikuti sesi penjurian oleh Dewan Juri TOP BUMD 2019.(*)
Powered by Blogger.