Tak Ingin Molor, Gus Yazid Minta Proyek 2020 Dilelang di Akhir Tahun ini

"Artinya masih ada 43 persen lebih anggaran yang harus diserap dalam tempo kurang dari tiga bulan,"
Tak Ingin Molor, Gus Yazid Minta Proyek 2020 Dilelang di Akhir Tahun ini
Proyek taman air mancur depan Pendopo Rumdin Bupati Kebumen
www.inikebumen.net KEBUMEN - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan/Kegiatan (Rakor POP/K) Kabupaten Kebumen tahap IV 2019. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Jumat, 25 Oktober 2019.

Hadir pada mendampingi bupati, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.

"Kita sudah memasuki triwulan keempat. Kita harus bisa bekerja secara pararel, antara pelaksanaan kegiatan 2019 dan persiapan kegiatan 2020," kata Yazid Mahfudz, dalam sambutannya.

Bupati memaparkan, pekerjaan 2019 masih menumpuk dengan indikasi data realisasi keuangan sampai dengan triwulan III sebesar 56,36 persen. Tergolong masih rendah karena terdapat deviasi 24,44 persen dari target triwulan III.

"Artinya masih ada 43 persen lebih anggaran yang harus diserap dalam tempo kurang dari tiga bulan," ujarnya.

Menurutnya, belajar dari pengalaman sebelumnya, bahwa menumpuknya pekerjaan diakhir tahun akibat lambatnya star di triwulan I. Sehingga pelaksanaan kegiatan tahun 2020 harus sudah dipersiapkan sejak 2019.

"Kalau perlu proses persiapan pengadaan barang dan jasa harus sudah dimulai. Sehingga memasuki Januari 2020 sudah bisa dilakukan penandatanganan kontrak. Dengan demikian progress fisik sudah dapat dilaksanakan sejak awal tahun," terangnya.

Menyikapi hal tersebut, bupati meminta perangkat daerah melaksanakan kegiatan dengan cepat, tepat. Dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, tidak asal terserap namun akan meninggalkan catatan nanti saat diaudit.

"Bagi OPD Pengelola Pendapatan agar melakukan optimalisasi pendapatan dan menyajikan data apabila terdapat realisasi pendapatan yang tidak dapat memenuhi target dengan deviasi diatas 10," tegasnya.

Ia menambahkan, khusus untuk persiapan kegiatan 2020, bupati meminta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, untuk dapat mengawal proses pelaksanaan tender mendahului penetapan anggaran. Sehingga diawal Januari sudah dapat dilaksanakan penandatanganan kontrak bersama sebanyak-banyaknya paket pekerjaan.

"Saya juga perharap pengendalian pembangunan kita semakin baik. Apalagi dengan telah dilantiknya Wakil Bupati," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.