Top! Hingga September 2019, Nilai Investasi di Kebumen Capai Rp 777,5 miliar

Hingga akhir September 2019, jumlahnya mencapai Rp 777,5 miliar lebih. Jauh melebihi target investasi tahun 2019 yakni Rp 361,097 miliar. 
Top! Hingga September 2019, Nilai Investasi di Kebumen Capai Rp 777,5 miliar
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan sambutan pada malam anugerah KBF 2019
www.inikebumen.net KEBUMEN - Pemkab Kebumen kembali memberikan penghargaan kepada pelaku usaha terbaik melalui ajang Kebumen Kebumen Business Forum (KBF) 2019. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan di Hotel Mexolie Kebumen, Senin malam, 28 Oktober 2019.

KBF tahun ini,  Pemkab Kebumen memberikan penghargaan kepada 14 usaha dari enam kategori. Yakni usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah, usaha besar, usaha inovatif dan usaha inspiratif. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, kepada masing-masing pemenang.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan KBF 2019 diselenggarakan untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama antara pemerintah dengan dunia usaha. Selalin itu, untuk memotivasi kegiatan usaha baik secara mikro, kecil, menengah dan besar.

"Melalui kegiatan ini kita juga akan memetakan potensi usaha yang berkembang dan prospektif di Kabupaten Kebumen," kata dia.

Pada kesempatan itu, Bupati mengungkapkan investasi di Kebumen semakin meningkat. Hingga akhir September 2019, jumlahnya mencapai Rp 777,5 miliar lebih. Jauh melebihi target investasi tahun 2019 yakni Rp 361,097 miliar.

"Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada Dinas PMPTSP dan seluruh OPD dan stakeholder terkait, atas kinerja, kolaborasi dan capaian bagus tersebut," ujarnya.

Menurutnya, realisasi ini menunjukkan bahwa berinvestasi di Kebumen prosesnya mudah dan cepat, pelayanannya prima dan paripurna. Selain itu, juga menunjukkan Kebumen memang memiliki prospek cerah untuk pengembangan usaha.

"Apalagi sekarang kita sudah memiliki geopark nasional. Ini kalau dicermati dan digali benar, sebenarnya adalah peluang-peluang untuk meningkatkan kesejahteraan. Termasuk pengembangan usaha, disamping konservasi alam," imbuhnya.

Ia menegaskan, prospek dunia usaha di Kabupaten Kebumen akan terus membaik. Hal ini didukung dengan keberadaan bandara YIA, jalur ganda kereta api, dan kawasan industri. Peluang-peluang tersebut harus segara ditangkap. Di tambah potensi-potensi lokal yang sangat mungkin untuk dikembangkan.

"Pemkab Kebuman sendiri terus berupaya mendukung iklim investasi dan memberikan berbagai kemudahan. Agar dunia usaha di Kabupaten Kebumen terus berkembang. Sehingga baik pengusaha, masyarakat akan semakin sejahtera," tegasnya.

Adapun pemenang anugerah usaha terbaik 2019, yaitu untuk kategori usaha mikro terbaik I diraih Rumah Kopi Gombong (usaha kopi), terbaik II Putri Semanding Gombong (jamu) dan terbaik III CV Mulia Abadi Surotrunan Alian (sabun pembersih cair).

Untuk kategori Usaha Kecil terbaik I diraih CV Agro Berdikari Sempor (gula semut), terbaik II CV Sunjaya Food Karanganyar (cabai bubuk) dan terbaik III Batik Pawitah Gemeksekti (kain batik).

Kategori Usaha Menengah, terbaik I diraih Argosari Sempor (kacang asin), terbaik II Resto dan Rest Area Sate Ayam Ambal Pak H Tino Ambal (peternakan ayam) dan tebaik III Toko Baru Petanahan (perdagangan).

Kategori Usaha Besar, terbaik I PKU Muhammadiyah Gombong (rumah sakit), terbaik II PT Giga Intrax Karanganyar (SPBE) dan terbaik III PT Medari Karya Mulia Kutowinangun (bengkel perbaikan tabung elpiji 3 kg).

Selanjutnya, kategori usaha inovatif diraih CV Alisha Food (sate ambal kemasan). Sedangkan, kategori usaha inspiratif Bir Ali Desa Bandung Kebumen (kopiah).

Acara yang digelar rutin setiap setahun sekali ini dihadiri oleh Para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala DPMTSP Kebumen Slamet Mustolkhah, perwakilan DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, dan perwakilan instansi perizinan di wilayah Kedu dan Banyumas.(*)
Powered by Blogger.