Sambut Maulid Nabi, Santri Ponpes Al Hasani Kebumen Gelar Pawai Obor

Ratusan santri Ponpes Al Hasani bersama dengan warga keliling kampung sambil melantunkan sholawat, dan membawa obor.
Sambut Maulid Nabi, Santri Ponpes Al Hasani Kebumen Gelar Pawai Obor
Pawai obor Maulid Nabi Muhammad SAW
www.inikebumen.net ALIAN - Ditengah modernisasi zaman, tradisi pawai obor masih terus dilestarikan di Kebumen. Adalah Pondok Pesantren Al Hasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian yang masih melestarikan pawai obor, saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah, Jumat malam, 8 November 2019.

Ratusan santri Ponpes Al Hasani bersama dengan warga keliling kampung sambil melantunkan sholawat, dan membawa obor.

Sesekali terlihat para santri melakukan atraksi menggunakan obor, tentunya sebelum melakukan dipanjatkan doa agar pelaksanaan berjalan dengan aman oleh pengasuh Ponpes Gus Fachrudin Achmad Nawawi.

Pria yang juga Pengurus Cabang Rabithoh Ma`ahid Islamiyah NU menjelaskan, tradisi pawai obor sudah dilakukan Ponpesnya turun temurun saat peringatan Maulid Nabi Muhammad dari tahun ke tahun.

"Obor adalah penerang. Nabi Muhammad, Nabi kita telah membawa umatnya dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang," kata Gus Fachrudin.

Suasana Desa Jatimulyo yang biasanya sepi, mendadak meriah dengan lantunan Sholawat dari para Santri Ponpes Al Hasani.

Selanjutnya dari kegiatan itu, diharapkan para santri dapat meneladani sifat-sifat Rasulullah, selanjutnya bisa menjadi penerangan bagi bangsa sebagai generasi penerus.

Meski masih melestarikan budaya zaman baheula dengan melestarikan pawai obor, Gus Fachrudin meminta para santrinya harus cerdas dan melek internet.

"Meski para santri menimba ilmu di Ponpes, mereka juga harus pandai memilah dan memilih informasi. Jangan sampai, santri yang seharusnya tau agama malah ikut membagikan informasi hoax," ungkapnya.

Gus Fachrudin mengajak para generasi penerus untuk menimba ilmu di Ponpes serta semangat mengaji di usia dininya.

Menurutnya santri bisa apa saja di zaman sekarang. Bahkan banyak jabatan strategis di pemerintahan diemban oleh Santri.

"Ilmu agama sangat dibutuhkan sekali sebagai ilmu dasar. Ketika mereka terjun di masyarkat ataupun di dunia politik, hingga di instansi pemerintahan, akan menjadikan landasan agama saat bertugas. Termasuk Wakil Presiden kita adalah Santri," ungkapnya.(*)
Powered by Blogger.