Kunjungi Kebumen, Senator Denty Pilih ke TPA Kaligending

Kunjungan kerja Anggota DPD RI Denty Eka Widi Pratiwi
Kunjungi Kebumen, Senator Denty Pilih ke TPA Kaligending
Anggota DPD RI, Denty Eka Widi Pratiwi, berbincang dengan para pekera di TPA Kaligending.
www.inikebumen.net KARANGSAMBUNG - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Denty Eka Widi Pratiwi, melakukan kunjungan kerja ke Kebumen, Kamis , 16 Januari 2020.

Didampingi, Kepala Dinas Perkim LH Edi Rianto, Kepala BAP3DA Kebumen Pudji Rahaju, Denty, mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Kaligending, Kecamatan Karangsambung.

Di tempat ini, Senator Asal Temanggung ini bertemu dengan para pekerja dan sejumlah pemulung yang biasa beraktivitas di TPA tersebut.

Denty mengatakan, kunjungan kali ini untuk memantau pelaksanaan Undang Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.

Perlu waktu untuk mengubah kebiasaan  mengelola sampah berdasarkan Undang-undang Pengelolaan  Sampah. Sedangkan sampah yang dikelola TPA dengan teknologi tertentu bisa menjadi energi terbarukan atau energi listrik.

"Mestinya permasalahan sampah selesai di lingkup rumah tangga, sebagai penghasil sampah terbesar. Sehingga, tinggal 30 persen sampah yang dikelola pemerintah di TPA, berupa residu sampah anorganik," kata Denty.

Menurut Denty, sampah sayuran semestinya tidak sampai TPA. Sebab, bisa dikelola rumah tangga untuk pupuk kompos atau dikubur.

Kepala Dinas Perkim LH Kebumen, Edi Rianto, mengatakan Pemkab Kebumen sangat serius menangani pemasalahan sampah. Diantaranya dengan menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.

Kemudian, Peraturan Bupati Kebumen Nomor 46 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

"Sampah yang dikelola TPA Kaligending dan TPA lain baru 58 persen sampah yang ada di masyarakat. Angka ini lebih tinggi dibanding dengan target 54 persen," kata Edi.

Menurutnya, tiap hari rata-rata 80 ton sampah masuk TPA Kaligending. Pada Januari 2019 rata-rata turun menjadi 60 ton per hari.

"Untuk mendukung kinerja pelayanan kebersihan, kami sudah membangun TPS 3R sebanyak 5 unit. Juga mendorong pembentukan Bank Sampah di Desa dan menerbitkan surat edaran Bupati tentang Pengurangan Penggunaaan tas plastik sekali pakai," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.