Penemuan Busur Panah, Kujang dan Tulup Gegerkan Warga Puring

Saat ini benda-benda itu sudah diamankan di Mapolsek Puring
Penemuan Busur Panah, Kujang dan Tulup Gegerkan Warga Puring
Senjata yang ditemukan warga. (Foto: Humas Polres Kebumen)
www.inikebumen.net PURING - Warga Desa Waluyorejo Kecamatan Puring digegerkan dengan ditemukannya busur panah lengkap dengan anak panahnya, Jumat 17 Januari 2020.

Busur panah yang terbungkus sebuah karung plastik itu ditemukan tergeletak di depan pekarangan Waliyah (45), warga setempat. Warga yang penasaran, mendatangi lokasi ditemukannya benda itu.

Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan Polsek Puring untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan. Tak lama dilaporkan, Polsek Puring bersama dengan Koramil setempat segera mendatangi tempat kejadian perkara.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman, mengatakan penemuan busur panah itu kali pertama ditemukan oleh Waliyah saat pulang dari dagang sayur keliling, Jumat pagi.

Saat itu Waliyah yang curiga, segera membuka karung plastik dan mendapati busur panah lengkap dengan anak panahnya, senjata tajam jenis Kujang, topeng dan sumpit (tulup).

"Saat ini benda-benda itu sudah diamankan di Mapolsek Puring. Polsek yang datang ke TKP langsung mengamankan benda-benda itu," kata Tugiman, Sabtu, 18 Januari 2020.
Penemuan Busur Panah, Kujang dan Tulup Gegerkan Warga Puring
Busur dan anak panah temuan warga. (Foto: Humas Polres Kebumen)
Selanjutnya dari hasil penyelidikan oleh Polsek Puring, diungkapkan Iptu Tugiman, benda-benda itu merupakan asesoris pajangan yang mungkin oleh pemiliknya telah dibuang atau terjatuh.

"Setelah dilakukan penyelidikan, benda itu tidak setajam senjata aslinya. Jadi semacam hiasan dinding," ujarnya.

Berikut hasil pendataan yang dilakukan Polsek Puring terhadap barang mencurigakan yang ditemukan oleh warga:
  1. Sebuah benda berbentuk senjata kujang (senjata tajam khas sunda)  akan tetapi tumpul/tidak ada sisi tajamnya.
  2. Sebuah busur panah yang terangkai dari kayu dan bambu.
  3. 20 buah anak panah yang pangkalnya rata.
  4. Rangkaian kayu dan bambu tempat menaruh anak panah
  5. 2  buah topeng hiasan dinding
  6. Sebuah sumpitan / tulup beserta anak sumpitan/tulup.
Dari kejadian itu, Tugiman mengapresiasi laporan warga. Ia berharap  apapun kejadian yang dirasa meragukan untuk dilaporkan ke polisi.

"Sekecil apapun laporan akan ditanggapi oleh Polres. Kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah melaporkan," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.