Ditengah Wabah Corona, Ada 182 Orang Pemudik di Desa Surotrunan

101 Orang Sudah Selesai Pemantauan
Ditengah Wabah Corona, Ada 182 Orang Pemudik di Desa Surotrunan
Posko Covid-19 di Balai Desa Surotrunan buka 24 jam
INI Kebumen, Alian- Hingga Senin, 13 April 2020 tercatat ada 182 orang pemudik di Desa Surotrunan, Kecamatan Alian. Dari jumlah tersebut 101 orang sudah selesai pemantauan, tinggal 81 orang yang masih dalam pemantauan.

Demikian disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Desa Surotrunan, Solihudin dalam keterangan tertulisnya.

"Pemudik dari Brunei Darussalam ada 2 orang, dari Taiwan seorang dan luar Jawa 3 orang. Sisanya dari kota-kota besar di Jawa dan didominasi pemudik dari Jakarta," terangnya.

Kendala awal terkait mudik menurut Solihudin adalah minimnya kesadaran masyarakat tentang bahaya Corona Virus Disease (Covid-19).

Kepala Desa Surotrunan Edie Surakhman, kemudian membuat imbauan melalui pamflet yang diedarkan Gugus Tugas Covid-19 ke rumah-rumah warga.

"Setelah himbauan terdistribusikan ke rumah-rumah warga yang berjumlah sekitar 1.600 rumah, volume pemudik menurun drastis," imbuh Solihudin.

Diterangkan lebih lanjut oleh Solehudin, peran aktif kepala desa beserta seluruh perangkatnya dalam mengantisipasi pandemi Covid-19. Posko pusat di Balai Desa Surotrunan buka 24 jam, sementara di tiap-tiap RT ada 15 orang yang bertugas di posko.

"Setiap Minggu kami melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Desa Surotrunan. Sudah tiga kali penyemprotan dilakukan," beber Solihudin.

Kebutuhan disinfektan setiap penyemprotan menurut Solihudin, sekitar 1.050 liter. Sehingga sampai saat ini sudah menghabiskan 3.150 liter disinfektan untuk penyemprotan wilayah Desa Surotrunan.

"Untuk jadwal penyemprotan Minggu ini, di Balai Desa Surotrunan sudah disiapkan 1.050 liter disinfektan," pungkasnya.(*)
Powered by Blogger.