Hari Pertama Ramadan, Masjid Agung Kebumen Tak Selenggarakan Salat Tarawih Berjamaah

Ramadan ditengah pandemi Covid-19
Hari Pertama Ramadan, Masjid Agung Kebumen Tak Selenggarakan Salat Tarawih Berjamaah
Masjid Agung Kauman Kebumen sepi pada malam pertamam Ramadan 1441 H
INI Kebumen, KEBUMEN - Pada malam pertama Ramadan 1441 H, Masjid Agung Kauman Kebumen tidak menyelengarakan jamaah salat tarawih untuk umum. Kamis malam, 24 April 2020, pintu gerbang masjid ditutup total.

Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dimana masjid ini selalu ramai oleh jamaah. Apalagi posisinya berada di tengah perkotaan.

Langkah ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, mengingat Masjid Agung menjadi tempat ibadah bagi warga sekitar maupun musafir yang berasal dari berbagai daerah yang melewati Kebumen.

Salah seorang warga, Mardiyah (42), mengaku sedih dengan kondisi ini. Masjid yang biasa ramai bahkan sampai ke halaman pagar ini membuatnya terenyuh. Ia tahu bahwa sepinya tarawih karena pandemi Covid-19. Ia juga prihatin masjid jadi sepi karena corona yang tak kunjung reda.

"Sedih. Biasa ramai sekarang sepi," tuturnya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Bupati Kebumen Minta Warga Tetap Beribadah di Rumah

Bupati Yazid Mahfudz, meminta selama Ramadan meminta warga untuk tetap meningkatkan ibadah di rumah saja. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran maupun penularan virus corona.

"Selama Ramadhan, salat tarawih, salat berjamaah dilakukan di rumah. Termasuk salat jumat juga ditiadakan diganti dengan salat dzuhur," kata Bupati, saat memimpin rapat persiapan Ramadhan 1441 H/2020 di Gedung F Komplek Kantor Bupati Kebumen, Rabu, 22 April 2020.

Menurutnya, beribadah di rumah merupakan pilihan tepat ditengah merebaknya wabah Covid-19.

"Kita juga bersama membahas langkah-langkah terkait antisipatif pencegahan dan penyebaran Covid 19 ini," jelas Bupati.(*)
Powered by Blogger.