Gus Yazid Targetkan Zero Kasus Covid-19 di Kebumen dalam 15 Hari

"Datanya memang sudah mulai stagnan. Bahkan kemarin 26 orang yang rapid test reaktif di Pasar Tumenggungan, hasil swabnya semuanya negatif," ujarnya. 
Gus Yazid Targetkan Zero Kasus Covid-19 di Kebumen dalam 15 Hari
Bupati Yazid Mahfudz, menyerahkan peta Covid-19 kepada Camat Gombong Suis Idawati.
INI Kebumen, GOMBONG - Bupati Yazid Mahfudz, menargetkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen menjadi nol dalam 15 hari ke depan. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau kegiatan Rapid Diagnose Test (RDT) massal di Pasar Wonokriyo, Gombong, Kamis, 28 Mei 2020.

"Target 15 hari zero Covid-19, tidak ada lagi penambahan kasus positif di Kebumen," tegas pria yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen.

Targetnya pun bukan tanpa alasan. Sebab, sejak Ramadan lalu jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kebumen terus meningkat. Bahkan, dalam 10 hari terakhir tidak ada penambahan kasus positif.

"Sampai saat ini yang positif ada 34, yang sudah sembuh 23, meninggal 2 orang. Yang masih dirawat tinggal 9 orang," katanya.

Baca juga: Seluruh Kades dan Lurah di Kebumen Bakal Jalani Rapid Test Covid-19

Sedangkan, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) yang masih dalam pengawasan sebanyak 24 orang. Hal ini terjadi lantaran dari 200 PDP, 117 diantaranya dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab. Kemudian, 16 meninggal dunia tanpa hasil lab dan 43 orang telah selesai pengawasan.

"Datanya memang sudah mulai stagnan. Bahkan kemarin 26 orang yang rapid test reaktif di Pasar Tumenggungan, hasil swabnya semuanya negatif," ujarnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya meminta semua masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sesuai Peraturan Bupati Kebumen Nomor 29 tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan covid-19 di Kabupaten Kebumen.

Yaitu masyarakat diminta untuk:
  1. Tinggal di rumah atau tidak melakukan kumpul-kumpul dengan orang banyak (social distancing) 
  2. Menjaga jarak aman (1-2 meter), ketika berkomunikasi dengan orang lain (phisical distancing) 
  3. Jika  keluar rumah, harus mengenakan masker
  4. Tidak beraktivitas di luar, antara pukul 22.00-04.00 WIB
  5. Sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
  6. Bagi para pendatang untuk lapor RT/RW setempat.(*)
Powered by Blogger.