pendaftaran mahasiswa baru UPB

AWAS! Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Kebumen Diprediksi Hingga 27 Juli 2020

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada
AWAS! Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Kebumen Diprediksi Hingga 27 Juli 2020
Ilustrasi
INI Kebumen, KEBUMEN - BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa. BMKG memprakirakan gelombang tinggi mencapai 4 hingga 6 meter atau sangat berbahaya.

Peringatan dini gelombang tinggi berlaku tanggal 25 Juli 2020 pukul 19.00-27 Juli 2020 pukul 19.00 WIB.

Dalam penjelasannya, BMKG menyampaikan terdapat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari timur-tenggara dengan kecepatan 8-20 knot. Sedangkan, di wilayah selatan Indonesia dari timur-tenggara dengan kecepatan 10-25 knot.

Kecapatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat. Kemudian, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa Barat dan Laut Arafuru bagian selatan.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan gelombang di sekitar wilayah tersebut. Tinggi gelombang 4-6 meter (sangat berbahaya) berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa Tengah dan Samudera Hinda Selatan.

Sejumlah perairan selatan dan Samudera Hindia Selatan berpeluang mengalami gelombang tinggi. Yakni di Kebumen, Sukabumi, Cianjur. Kemudian, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Purworejo dan Yogyakarta.

BMKG mengimbau agar memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot, tinggi gelombang di atas 1,25 meter).

Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot, tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tingggi gelombang di atas 2,5 meter). Kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang diatas 4 meter).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," lanjut BMKG.(*)
Powered by Blogger.