pendaftaran mahasiswa baru UPB

Kini, RSUD Prembun Miliki CT Scan 16 Slice dan Bangsal Khusus Jiwa

Bangsal Jiwa akan mulai menerima pasien 1 September 2020
Kini, RSUD Prembun Miliki CT Scan 16 Slice dan Bangsal Khusus Jiwa
Bupati Yazid Mahfudz Resmikan 
INI Kebumen, PREMBUN - Bupati Yazid Mahfudz, meresmikan penggunaan alat Computed Tomografit (CT) Scan 16 Slice dan Bangsal Jiwa RSUD Prembun. Peresmian dilakukan di rumah sakit setempat, Rabu, 26 Agustus 2020.

Hadir pada acara itu Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, HA Dwi Budi Satrio, Direktur RSUD Prembun dr Iwan Danardono, Forkopimcam Prembun serta para Direktur Rumah Sakit di Kabupaten Kebumen.

Bupati mengatakan dengan adanya alat CT Scan dan Bangsal Jiwa ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemkab Kebumen untuk mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang lebih baik.

"Ini menunjukan upaya pemerintah daerah untuk terus menerus melengkapi kebutuhan pelayanan yang memadai di RSUD Prembun," ujar Bupati.

Pihaknya berharap prasarana dan peralatan kesehatan yang baru ini akan digunakan ini, dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih prima kepada masyarakat.

"Perlu saya ingatkan kembali bahwa RSUD Prembun ini, merupakan salah satu rumah sakit yang menjadi tumpuan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kebumen sebelah timur," katanya.

Direktur RSUD Prembun dr Iwan Danardono, menjelaskan alat CT Scan 16 slice untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Alat CT Scan ini, kata dia, untuk semua pemeriksaan menggunakan sinar-X khusus mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala.

"Tapi kebanyakan untuk kasus stroke. Kita tau kasus stroke di Kebumen cukup tinggi, ini bisa meningkatkan pelayanan kepada pasien. Sehingga tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain," terangnya.

Fasilitas ini dibangun menggunakan Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020 sebesar Rp 6,5 miliar. Yang menarik, ruangan CT Scan dipasang gambar Pantai Menganti dan Goa Jatijajar.

"Ini juga upaya RSUD Prembun untuk mengenalkan wisata di Kebumen, khususnya Pantai Menganti dan Goa Jatijajar," ucapnya.

Sedangkan, Bangsal Jiwa yang diberi nama Bangsal Jiwa Nusa Indah hadir karena di Kebumen belum ada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) yang melayani pasien-pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) secara komprehensif.

Atau belum ada rumah sakit yang punya bangsal jiwa di Kebumen. Apalagi jumlah  ODGJ di Kabupaten Kebumen sangat tinggi. Yakni sampai dengan Juli 2020 sebanyak 4.545 orang.

"Sehingga adanya rawat inap pasien kejiwaan ini tidak perlu dirujuk ke rumah lain di luar Kabupaten Kebumen," tegasnya.

Bangsal Khusus Pasien Jiwa Nusa Indah memiliki kapasitas awal 9 tempat tidur. Terdiri 4 tempat tidur perawatan pasien wanita, 4 tempat tidur pasien pria dan 1 tempat tidur isolasi.

Bangsal ini akan mulai menerima pasien pada 1 September 2020.(*)
Powered by Blogger.