Ditengah Pandemi, Bupati Kebumen Terima Piagam Opini WTP

Lurensia Firmani menegasakan untuk mendapat Opini WTP tidak mudah. Disamping pengelolaan secara tertulis harus benar, tetapi kepemimpinan dari seorang Bupati dan tim sangat diperlukan.

Ditengah Pandemi, Bupati Kebumen Terima Piagam Opini WTP
Bupati Yazid Mahfudz, menerima piagam WTP
INI Kebumen, KEBUMEN - Kabupaten Kebumen berhasil mempertahankan prestasinya atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) keenam kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Piagam penghargaan diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Purworejo Lurensia Firmani, kepada Bupati  Yazid Mahfudz, di Ruang Arungbinang Komplek Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa, 13 Oktober 2020.

Penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2019 sebelumnya diumumkan secara virtual pada Mei 2020 lalu.Namun, fisik piagam penghargaan baru diserahkan oleh Kementerian Keuangan melalui KPPN Purworejo.

Hadir pada acara itu, Sekda H Ahmad Ujang Sugiono, Kepala BPKAD Aden Andri Susilo, Kepala Bappeda Pudji Rahaju, Kepala Bappenda Mahmud Fauzi, Inspektur Kabupaten Kebumen Dyah Woro Palupi. 

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan dari Kementrian Keuangan ini," kata Bupati KH Yazid Mahfudz, usai menerima penghargaan.

Bupati mengatakan penghargaan ini merupakan Opini WTP yang ke-6 kalinya bagi Kabupaten Kebumen. 

Yang membuat istimewa, untuk pertama kalinya Kabupaten Kebumen dapat mempertahankan 3 tahun berturut-turut.

"Penghargaan kali ini kami rasakan sebagai oase di tengah pandemi Covid-19 yang dalam beberapa bulan terakhir grafiknya meningkat di Kabupaten Kebumen," ujarnya.

Baca juga: Diserahkan Secara Virtual, Kebumen Berhasil Raih WTP Keenam Kali

Menurutnya, pencapaian Opini WTP merupakan potret dari hasil kesungguhan dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Predikat WTP yang diraih juga sekaligus sebagai bentuk tanggungjawab, yang terus diperjuangkan untuk ditingkatkan serta menjadi komitmen untuk dipertahankan secara berkelanjutan. 

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kerjasamanya kepada semua pihak dan seluruh OPD yang mempunyai etos kerja yang sangat luar biasa atas pencapaian ini," tegasnya.

 Ia menegaskan, WTP merupakan pencapaian kolektif dari berbagai pihak yang di dalamnya terkandung semangat perubahan untuk membangun dan merubah Kebumen. 

Pemerintah Daerah telah melakukan upaya perbaikan kinerja pengelola keuangan, melalui program peningkatan kapasitas aparatur, khususnya aparatur pengelola keuangan, maupun melalui upaya perbaikan sistem dan kebijakan akuntansi serta manajemen aset.

 Namun demikian, lanjut Bupati, Opini WTP bukanlah tujuan akhir, tetapi merupakan cambuk dalammemberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

"Masih banyak PR yang harus kita selesaikan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Kebumen yang sejahtera dan bermartabat," tegasnya.

Kepala KPPN Purworejo, Lurensia Firmani menegasakan untuk mendapat Opini WTP tidak mudah. Disamping pengelolaan secara tertulis harus benar, tetapi kepemimpinan dari seorang Bupati dan tim sangat diperlukan.

"Ini tiga tahun berturut-turut, saya berharap ke depan tidak ada jeda lagi. Karena kalau lima tahun berturut-turut, selain penghargaan piagam juga akan ada plakat," kata dia.

Pihaknya mengapresiasi atas kinerja Pemkab Kebumen dalam mengelola keuangan yang kredibel, akuntabel dan transparan. Sehingga berhasil mempertahankan Opini WTP.(*)

Powered by Blogger.