pendaftaran mahasiswa baru UPB

Batal Divaksin! Gus Yazid Sudah 63 Tahun, Arif Sugiyanto Pernah Positif Covid-19

Vaksin Covid-19

Pernah Terinfeksi Covid-19, Wabup Kebumen Batal Divaksin
Wabup Arif Sugiyanto saat diperiksa oleh petuugas
INI Kebumen, KEBUMEN - Vaksinasi perdana Covid-19 di Kabupaten Kebumen yang awalnya akan diikuti 10 orang dari jajaran Forkompimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Namun, hanya tiga orang yang dinyatakan lolos skrining. 

Yaitu Kapolres AKBP Piter Yanottama, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang dan seorang pimpinan Gereja Katolik Kebumen. 

"Hanya ada tiga yang lolos uji skrining, jadi yang tujuh pejabat lainya belum bisa divaksin," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen dr Dwi Budi Satrio.

Vaksinasi perdana digelar di RSUD Dr Soedirman Kebumen, Senin, 25 Januari 2021.

Budi menjelaskan, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz tidak bisa menjalani vaksinasi, karena telah berusia 63 tahun. Kemudian Wakil Bupati Arif Sugiyanto pernah terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga telah terbentuk antibodi yang bagus. 

Sedangkan Sekda Ahmad Ujang Sugiono tidak lolos skrining, karena kondisi kesehatannya kurang memungkinkan dan tekanan darahnya sedang tinggi. Demikian juga dengan empat pejabat utama lainya tidak bisa menjalani vaksinasi. 

"Setelah dilakukan uji skrining dan kita cocokan dengan kriteria yang ditentukan, hanya ada tiga pejabat yang bisa diberi vaksin," ujar Budi. 

Sementara itu, Bupati Yazid Mahfudz mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu takut jika divaksin. Vaksin dipastikan aman bagi masyarakat. 

"Masyarakat harus taat mematuhi aturan pemerintah, dan vaksin ini dipastikan aman dan halal," kata Yazid. 

Vaksinasi Covid-19, kata Yazid, akan dilakukan empat tahap. Tahap pertama untuk tenaga kesehatan. 

Kemudian petugas pelayanan publik, masyarakat rentan, dan terakhir untuk pelaku ekonomi sosial dan masyarakat umum. 

Pada tahap pertama ini, Kebumen mendapat alokasi vaksin jenis Sinovac sebanyak 12.800 dosis.(*)

Powered by Blogger.